Search Engine

8 Cara Supaya Artikel Kamu Ramah Untuk Google dan Nyaman Bagi Manusia

Tidak sedikit mereka yang mempunyai posisi di halaman 1 Google, tapi menyajikan konten yang cenderung asal. Bolehlah Google Friendly, tapi jangan menyepelekan para pembaca dengan menyajikan konten yang membuat bingung.

Kali ini saya akan jelaskan metrik sederhana yang akan membuat artikel kamu menjadi sangat mudah masuk ke halaman satu Google dan membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama saat mereka mendarat.

Saya akan bagi 4 poin untuk artikel yang SEO Friendly, dan 4 poin untuk artikel yang ramah manusia.

Tapi sebelum masuk ke pembahasan, ada baiknya kamu mempelajari informasi tentang cara kerja SEO saat ini.

Karena SEO saat ini dengan SEO beberapa tahun yang lalu sudah sangat berbeda. Google semakin cerdas, algoritma yang dikembangkan semakin bijak dan fair terhadap mereka yang mendahulukan kualitas konten ketimbang fokus pada backlink.

Kalau hanya karena backlink, sebuah konten (keyword) sudah bisa mendapat posisi bagus di Google, maka kamu (yang juga merupakan pengguna Google) akan sering menemukan informasi ‘sampah’ setiap kali memasukkan keyword ke mesin pencari Google.

Ada yang perlu dibenahi pada mindset kamu jika masih menganggap hal-hal di bawah ini sebagai faktor yang akan menjadikan keyword kamu berhasil mendapatkan peringkat di Google.

  1. Memberikan style bold, underline, atau italic pada keyword.
  2. Menanam keyword di paragraf pertama atau 160 karakter pertama.
  3. Memberitahu Google bahwa artikel kamu mempunyai keyword di meta description.
  4. Mengulang-ulang keyword di dalam konten.

Artikel SEO Friendly

Berikut ini poin yang insya Allah bisa membuat artikel kamu menjadi disukai oleh Google.

1. Lebih dari 500 Kata

Sekarang, sangat susah menaklukkan keyword hanya dengan modal 500 kata. Betul bahwa konten dengan 500 kata bisa dikatakan sebagai indikator bahwa konten mempunyai kualitas.

Tapi sekarang sudah terlalu umum dan banyak orang menggunakan strategi ini. Salah satu cara untuk tampil beda di hadapan Google adalah menulis artikel dengan jumlah kata yang banyak, 1000 adalah angka yang ideal saat ini.

Tidak ada salahnya untuk menulis dengan 2000 sampai 3000 kata.

Saya menaklukkan beberapa keyword besar, dengan puluhan ribu pencarian per bulan, bermodalkan artikel 3000 kata.

2. Menggunakan Gambar yang Teroptimasi

Artikel atau konten akan menjadi lebih hidup ketika di dalamnya tidak hanya berisikan teks, tapi juga terdapat objek lain yang memanjakan mata. Dan Google paham akan hal ini. Sehingga, artikel yang terdapat gambar di dalamnya lebih berpotensi menang di mesin pencari.

Apa itu gambar yang teroptimasi?

Menurut Matt Cutts, gambar yang teroptimasi adalah gambar yang ALT dan TITLE-nya diisi dengan baik. Bisa menggunakan keyword, bisa juga menggunakan kalimat yang lain, yang terpenting adalah natural.

Gambar yang menggunakan ALT dan TITLE tentu saja lebih bagus dari gambar yang hampa tanpa atribut sama sekali.

Semakin banyak gambar yang kamu isi pada artikel akan menjadikan artikel kamu semakin SEO Friendly.

Strategi yang bagus saat kamu memasukkan gambar ke artikel adalah dengan memberikan jeda antar gambar. Maksudnya berilah jeda lebih dari 3 paragraf sebelum gambar berikutnya muncul. Ini memang tidak mutlak, tapi sebaiknya demikian.

3. Ada Internal Link

Hubungkan artikel yang sedang kamu tulis dengan artikel kamu yang lainnya.

Internal link adalah link yang mengarah ke artikel lain yang masih terdapat di dalam website kamu.

Mengapa begitu? Ini adalah rutinitas default seorang blogger, mereka selalu mengarahkan pembaca ke artikel mereka yang lain menggunakan internal link.

Sebisa mungkin konten tujuan dari internal link itu adalah konten yang relevan.

4. Terdapat Outbound Link

Membuka mindset. (via: pixabay.com)

Membuka mindset. (source: pixabay.com)

Jiwa atau naluri kebanyakan manusia itu tidak ingin orang lain lebih baik dari dirinya. Sedangkan saat ini kamu tahu bahwa sebuah link bisa memberikan dampak yang positif pada web yang dituju. Fakta ini menjadikan naluri kamu untuk tidak memberikan link pada web lain.

Ternyata justru ini yang oleh Google dijadikan titik penentu. Google ingin tahu seberapa bijaknya diri kamu.

Faktanya, memberikan link ke luar (outbound link) terhadap artikel atau konten yang relevan yang terdapat pada website yang lebih populer dari website kamu bisa ikut menaikkan reputasi konten kamu.

Jadi, jangan lagi egois untuk sama sekali tidak menanam outbound link di artikel kamu. Tapi ingat, sekali lagi, outbound link juga harus relevan dengan apa yang sedang kamu bahas.

5. Memberikan Video (Opsional)

Untuk poin ke-5 ini saya tidak terlalu yakin apakah memberikan dampak atau tidak. Beberapa diskusi di forum luar pun menjadikan ini sebagai perdebatan tak berujung.

Tapi saya dan beberapa santri Pesantren Sintesa mempunyai beberapa pengalaman yang menjawab bahwa mengembed video memberikan pengaruh terhadap reputasi.

Artikel Ramah Manusia

Mengapa harus benar-benar memperhatikan artikel yang disukai manusia? Berikut ini keuntungan yang bisa kamu dapat jika berhasil menciptakan artikel bermanfaat.

  1. Pembaca akan menilai kamu orang yang humble dan berkualitas, seperti artikel yang sedang mereka baca. Saya beberapa kali mendapatkan feedback ini. Mereka menyukai tulisan-tulisan saya, karena saya mencoba maksimal saat menyajikan konten.
  2. Membentuk branding, web kamu akan selalu diingat dan mempunyai pembaca setia. Yang tidak kalah penting, tulisan kamu selalu dinanti.
  3. Artikel kamu akan dishare banyak orang. Dan iya, semakin banyak hit terhadap suatu artikel (halaman), menjadikan artikel itu semakin bagus di mata Google.
  4. Berpeluang mendapat backlink dari situs ber-reputasi bagus. Saya beberapa kali mendapatkan ini. Bayangkan, mendapat backlink bekualitas tanpa perlu repot melakukan link building.

Yang pasti, kamu akan memberikan manfaat untuk orang lain. Apakah ada hal lain yang lebih indah dari ini?

Well, berikut ini metrik yang bisa kamu gunakan untuk menciptakan artikel yang bermanfaat dan bisa dinikmati manusia.

1. Pilih Topik yang kamu Suka

Tentu hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih topik, dan topik yang paling bagus adalah topik yang kamu suka.

Tidak ada salahnya menggunakan keyword dan berharap supaya keyword itu menjadi nomor satu di Google. Tapi coba cari satu titik di mana keyword yang ingin kamu taklukkan itu bisa bertemu dengan sesuatu yang menjadi kesukaan kamu.

Mengapa ini penting? Artikel kamu bisa menjadi lebih hidup ketika kamu mempunyai reason yang kuat dalam membuatnya, ketika kamu mempunyai interest dan rasa suka saat membahasnya.

2. Buat Kerangka Tulisan

Supaya artikel kamu nantinya mempunyai alur yang menarik, kamu harus terbiasa membuat kerangka dasar dari artikel yang ingin kamu buat. Untuk beberapa tulisan saya melakukannya, beberapa tulisan lain tidak, menyesuaikan saja sih.

Tapi jelas berbeda hasilnya untuk tulisan yang melalui proses ini dan tidak.

Misal ingin menulis tentang “keyword yang harus dijauhi” saat seseorang memutuskan untuk berbisnis AdSense, maka saya akan membuat kerangka seperti berikut.

Prolog

  • Paragraf awal yang menjelaskan apa permasalahannya dan langkah apa yang ingin diambil.

Bagian 1 – Mengapa Harus Dihindari?

  • Menjelaskan berbagai alasan dan fakta yang pernah dialami sehingga memberikan kesadaran pada pembaca bahwa jenis-jenis keyword ini memang harus dihindari. Fakta itu bisa berasal dari diri kita sendiri, dan dikuatkan dengan pendapat-pendapat orang lain.
  • Menjelaskan bahwa setiap keyword mempunyai behavior pengunjung yang berbeda-beda. Dan ini harus bisa dilihat secara jeli oleh setiap mereka yang terjun ke bisnis AdSense.

Bagian 2 – Jenis yang Harus Dihindari

  • Mulai masuk ke materi inti. Menjelaskan bahwa keyword yang umumnya digunakan dalam berjualan harus dihindari. Seperti contohnya keyword “sepatu futsal”, keyword ini umumnya dipakai oleh orang untuk mencari informasi di mana mereka ingin membeli produk.
  • Menjelaskan bahwa keyword musiman juga harus dihindari dalam bisnis AdSense, karena tidak hanya akan memberikan traffic seminggu sekali, sebulan sekali, atau bahkan setahun sekali. Parahnya lagi ada kemungkinan sekali seumur hidup. Misalnya keyword “puasa ramadhan”, atau keyword tentang “ikan louhan”, bisa jadi juga “batu akik”.

Bagian 3 – Kesimpulan

  • Merangkum materi, mengingatkan pembaca, dan memberika saran.

Ketika kamu memaksa diri untuk lebih serius dalam memproduksi konten atau tulisan, maka proses membuat kerangka ini menjadi wajib untuk kamu lakukan, agar apa yang kamu lakukan benar-benar memberikan hasil yang bisa dinikmati manusia.

Untuk mempermudah kamu saat membuat kerangka, gunakan kertas dan pulpen. Jangan lakukan ini di komputer, ide kamu tidak akan mengalir jika melakukannya di komputer atau laptop.

3. Lakukan Riset

Ini juga penting, tulisan kamu akan semakin hidup ketika kamu bisa menampilkan data-data yang menarik dari pihak lain.

Lakukan riset dengan bantuan Google, buka saja 3 web yang muncul di Google, dan serap apa yang kamu baca. Gunakan itu sebagai bahan untuk menulis kerangka atau mengembangkan tulisan.

4. Tulis dengan Judul yang Menarik

Menurut saya, membuat judul yang menarik itu butuh jam terbang. Bagaimana kamu bisa memproduksi judul yang tidak hanya begitu-begitu saja.

Jam terbang kepenulisan bisa dilatih dengan memperbanyak bahan bacaan. Cara paling gampang adalah membuka situs-situs lain dan memperhatikan bagaimana mereka menuliskan judul.

Coba kamu masuk ke beberapa situs favorit kamu, kemudian baca judul-judul yang ada di sana. Saat kamu memutuskan untuk klik salah satu dari judul itu, berarti judul itu berhasil menarik perhatian kamu bukan? Amati bagaimana judul itu bisa menarik perhatian kamu.

Bagi saya pribadi, judul blog atau artikel yang menarik cukup memiliki salah satu dari 2 syarat berikut ini:

  1. Menggunakan angka.
  2. Membuat kalimat yang lebih personal.

Ada saat kamu hanya perlu menggunakan salah satu dari 2 syarat itu, tapi juga ada saat kamu boleh menggabungkan 2 syarat di atas.

12 Hal yang Hanya Bisa Dipahami Oleh Para Pendaki Gunung

Judul di atas adalah kombinasi dari 2 syarat, terdapat angka dan menggunakan kata-kata personal; Para Pendaki Gunung. Menunjukkan bahwa tulisan ini ditujukan untuk mereka yang pernah mendaki gunung.

Sesuatu yang gue banget bisa menciptakan viral abadi. Konten viral ini akan tetap menjadi viral ketika kamu menyebarkan lagi (share) beberapa bulan yang akan datang. Selama masih ada pendaki gunung, maka konten ini akan tetap viral.

Berbicara soal penulisan judul, menurut saya ini sesuatu yang sangat dinamis, ada banyak hal yang bisa dieksplorasi mengenai judul, karena ini juga berkaitan dengan psikologi seseorang. Mungkin akan saya buatkan materi-pelajaran khusus untuk penulisan judul, insya Allah.

* * *

Penutup

Apa yang barusan kamu baca adalah hal-hal yang berkaitan langsung dengan tulisan yang kamu buat. Tentu ada faktor lebih luas yang juga akan mempengaruhi keberhasilan yang dituju (disenangi Google juga disenangi manusia).

Berikut ini adalah hal-hal umum yang perlu diperhatikan untuk menyempurnakan ikhtiar.

  1. Theme yang SEO Friendly. Gunakan Google PageSpeed untuk membantu kamu.
  2. Ukuran font di website perlu diperhatikan. Pembahasan font-size dari Typecast cukup bagus untuk kamu pelajari.
  3. Meminta masukan dari orang lain mengenai kualitas tulisan kamu
  4. Edit tulisan yang sudah tayang, setelah mendapat respon, atau jika dirasa perlu.
  5. Terus melatih, mengikuti SOP yang kamu buat untuk diri kamu sendiri.

Salam perubahan.
*kayak calon pemimpin daerah

 

Gabung Telegram Saya

Ada banyak insight singkat-menarik yang saya tulis di channel Telegram, tapi ngga ada di blog ini karena emang khusus buat catatan-catatan yang singkat-padat-jelas. Gabung sekarang.

Ibrahim Vatih
I love photos. And happy to archive them in my blog. Sometimes I show some good photos to my family and friends. If you love what I did in my blog, please give me a support with share it to others. Hehe.
You may also like
Cara Mengetahui Tingkat Kesulitan Kata Kunci
SEO Onpage: Kecepatan Website dan Konten yang Berkualitas
3 Comments
  • Lukman Apr 14,2018 at 2:20 pm

    Mantap min, serius bakalan coba.

  • Rumput Hidup Feb 17,2018 at 9:39 pm

    wuih keren mas artikenya, saya bener2 betah baca artikelnya sampe habis :)

  • Aryo Wicaksono Jul 25,2017 at 10:17 am

    gue tes google pagespeed vatih.com hahahaha

Yakin Ngga Mau Komen?

%d bloggers like this: