Memanfaatkan Sosial Media Untuk Personal Branding

Jika selama ini kamu melihat sosial media hanya sebagai media untuk menghibur dan berbagi, kini saatnya kamu merubah persepsi itu.

Rugi jika waktu yang kamu habiskan hanya kamu gunakan untuk bersenang-senang semata. Rugi jika uang yang anda keluarkan hanya untuk memuaskan sesuatu yang semu. Sudah seharusnya kamu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk membangun personal branding.

Di sini saya tidak perlu berbicara banyak tentang personal branding, selebihnya kamu bisa mencari tentang hal itu di Paman Google.

Membangun personal branding bisa dilakukan dengan berbagai cara dan melalui berbagai media. Baik yang konvensional hingga yang modern. Namun disini saya hanya akan membahas tentang bagaimana membangun personal branding melalui sosial media. Sebelum membahas lebih lanjut, saya akan menyebutkan beberapa alasan mengapa kamu harus memanfaatkan sosial media sebagai sarana untuk membangun personal branding.

  1. Tidak perlu biaya yang besar, tentu.
  2. Tidak membutuhkan suasana yang serius. Kita melakukannya sambil bersenang-senang.
  3. Akan terbantu dengan sistem viral yang ada pada setiap situs jejaring sosial.

Di sini saya hanya menjelaskan tiga poin. Tapi coba perhatikan tiga poin diatas, semua itu hanya bisa didapatkan ketika kita membangun personal branding melalui sosial media. Sisanya silahkan disamakan dengan media konvensional.

The most important thing, You will be a famous person on internet. Likes me. LOL.

Menjadi terkenal itu hukumnya wajib, setidaknya ini bagi saya. Alasan mengapa terkenal itu merupakan hal yang wajib bisa kamu baca di sini: Tujuan Ngeblog, Ngapain?

Ya, saya tahu, motif setiap orang untuk jadi terkenal itu bermacam-macam, tapi yang pasti bahwa seseorang yang menjadi terkenal itu pasti memiliki brand dalam pribadinya. Setiap orang itu unik, dan kamu harus menunjukkan keunikan itu pada dunia, melalui personal branding. Salah satunya menggunakan sosial media, seperti yang sudah saya jelaskan dari awal.

Di sini, akan saya kerucutkan lagi tentang sosial media macam apa yang perlu dimaksimalkan. Sebuah sosial media yang memiliki member paling banyak di dunia, Facebook. Cukup dengan fokus disini, and you will get anything.

Update Status

Lakukan hal yang sedikit berbeda dalam melakukan update status. Seringnya kamu melakukan update hal-hal (yang menurut kebanyakan teman kamu) tidak penting hanya akan membuat kamu dicap sebagai manusia #galau, there is no special point from you, ngga ada yang spesial dari diri kamu. kamu sama seperti kebanyakan pengguna Facebook lainnya. Alay, galau, juga narsis.

Sesekali galau tidak masalah, sesekali narsis juga itu hal yang normal. Yang parah adalah ketika kamu melakukan itu semua di setiap update yang kamu lakukan. Wall Facebook kamu adalah cerminan dari isi hati. Ketika kamu mampu mengontrol hati, maka bisa dipastikan kamu juga mampu mengontrol setiap status yang ada.

Manfaatkan Fanpage

Bagi kamu yang menjadi friendlist saya di Facebook, silahkan perhatikan jumlah friends saya. Hingga tulisan ini ditulis, total friends saya tidak lebih dari 500 orang, yang mana mungkin akan sangat jauh dibandingkan akun Facebook kamu yang sudah mencapai angka ribuan.

Saya mengarahkan setiap orang yang ingin terkoneksi dengan saya ke Fanpage. Ada beberapa alasan:

  1. Fanpage selalu masuk News Feed penggemar, sedangkan akun biasa tidak. Jadi ketika saya melakukan update di Fanpage, maka bisa dipastikan bahwa pembacanya akan jauh lebih banyak ketimbang saya update di Akun, katakanlah jika friend di Akun berjumlah 1000, dan fans di Fanpage juga berjumlah 1000.
  2. Jumlah fans Fanpage tidak terbatas, sedangkan akun hanya sampai 5000, itupun akumulasi dari Grup dan Fanpage. Hanya saja sekarang ada fitur Subscribe di Akun, dan hal ini akan saya jelaskan pada sub-bab berikutnya.
  3. Saya hanya ingin orang yang terkoneksi dengan saya di Akun adalah orang yang sudah pernah bertatap muka dengan saya. Karena di Akun ada banyak privasi yang saya tidak ingin setiap orang mengetahuinya. Misalkan kata-kata saya yang kadang tidak wajar, hehe. Hal ini bagi orang yang sudah pernah bertatap muka akan mendapat penilaian yang berbeda dengan orang yang belum mengetahui siapa diri saya.
  4. Saya menggunakan Akun untuk mendapatkan info-info menarik dari kawan-kawan terdekat. PM, share foto, dan lainnya yang sifatnya lebih personal.
  5. Selebihnya, silahkan lihat sendiri apa saja perbedaan antara Akun dengan Fanpage.

Kemudian akan muncul pertanyaan selanjutnya, Bagaimana cara menambahkan jumlah fans pada Fanpage dengan cara yang efisien? Di sini, saya bisa memberikan solusi bagi kamu untuk melakukan hal itu. Ask me on My Wall. Not free, but i swear if you need this for your future anymore.

Apapun alasannya, saya tidak terlalu peduli, apakah kamu melihat Fanpage sebagai sebuah sarana yang berpotensi untuk membangun branding atau tidak, tapi saya dan beberapa klien saya sudah membuktikannya. Bahkan, mungkin kamu tidak sadar bahwa kamu bisa sampai di sini adalah karena proses branding yang saya lakukan terus-menerus pada diri saya sendiri, menggunakan metode yang saya gunakan, seperti yang saya jelaskan di atas.

Gunakan Fitur Subscriber

Dilihat dari segi manfaatnya, tidak ada salahnya untuk mengaktifkan fitur subscriber, salah satu fungsinya yaitu untuk menjaring circle sebanyak-banyaknya dengan jumlah yang unlimited, mirip Fanpage, tapi seperti yang saya jelaskan sebelumnya, bahwa update status menggunakan Akun tidak selalu masuk ke News Fedd pelanggan ataupun teman. Penjelasan lebih lanjut tentang fitur yang satu ini dan bagaimana cara mengaktifkannya bisa kamu baca di sini: http://www.facebook.com/about/subscribe

Show Your Self

Bagikan ilmu ataupun pengetahuan tentang hal-hal yang kamu sukai. Misalkan menggambar, desain logo, atau karya-karya lain seperti kerajinan, ataupun hal-hal unik lainnya yang sedang kamu pelajari. Bisa juga tentang ilmu pengetahuan, tentu dengan mengemasnya menjadi terlihat lebih menarik, bisa menggunakan bahasa atau cara kamu sendiri.

* * *

Jadi, jangan hanya menggunakan fasilitas dari situs jejaring sosial hanya untuk memuaskan keinginan-keinginan yang standar. Kalau bisa lebih, kenapa engga?

Semua itu akan menjadi semakin sempurna ketika kamu mempunyai blog pribadi dengan domain sendiri dan tampilan yang eksklusif. Tapi, kadang ada beberapa orang yang sebenarnya ingin memiliki blog pribadi dengan tampilan sesuai seleranya, namun ia tidak mengerti tentang bagaimana cara mewujudkan keinginannya itu. Nah, jika kamu adalah salah satu dari orang itu, tak perlu ragu untuk meminta bantuan pada saya. Sekali lagi, don’t be shy, just ask me on My Wall.

Bangun personal branding untuk masa depan kamu, dan mulailah dari sekarang.

Yakin Ngga Mau Komen?