Teknologi

Cara Membuat Email dengan Nama Domain Sendiri

Cara Membuat Email dengan Domain Sendiri agar Bisnis Kamu Semakin Dipercaya dan Profesional di Mata Customer

Saat kamu berbelanja online di situs marketplace yang namanya sudah besar saat ini, seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, dll, kebayang ga sih kalau saat kamu coba hubungi mereka via surel, tapi alamat email yang digunakan masih @gmail.com atau @yahoo.com.

Ga keren dan ga terlihat profesional kan? Jangan-jangan itu yang @gmail.com bukan email resmi perusahaan. Karena semua orang bisa membuat alamat email dengan akhiran dari domain gmail dot com. Meragukan sekali.

Nah, kali ini kita akan bahas kenapa sih kamu perlu menggunakan alamat email dengan nama domain sendiri.

Punya Email dengan Domain Sendiri Bagus Untuk Branding

Punya alamat email dengan domain sendiri itu tujuannya juga untuk branding

Misalnya kamu punya situs e-commerce sendiri dengan nama tokolaku.com, saat membuat kartu nama, brosur, banner umumnya terdapat nomor telepon dan alamat email kan?

Sebagai sudut pandang dari customer nih, menurut kamu lebih terpercaya mana email [email protected] dengan [email protected]? Jawabannya ya sudah pasti yang kedua yang lebih terpercaya.

Secara, ketika menggunakan alamat email dengan domain sendiri seperti @tokolaku.com, hal tersebut merepresentasikan email resmi dari website si tokolaku.com itu sendiri. Ini lebih terlihat profesional dan autentik.

Nah, dengan menggunakan nama domain sendiri pada alamat email untuk bisnis, setidaknya kamu sudah membuat langkah untuk mempromosikan website toko online kepunyaan sendiri.

Jadi kamu tidak lagi mempromosikan Google, Outlook, dan Yahoo lagi. Karena saat ini email bisnis sudah menggunakan alamat email dengan nama domain sendiri. Asik kan? :)

Membagi Alamat Email Sesuai Kebutuhan Usaha

Kamu bisa membagi alamat email sesuai dengan kebutuhan usaha kamu

Contoh balik ke domain tokolaku.com tadi, misalnya kamu punya divisi marketing, sales, finance, business development, tim digital marketing, intern, dan seterusnya.

Kamu bisa buat email group dan isinya masing-masing tim dari divisi tersebut.

Contoh divisi sales ada 5 orang, si Budi, Anton, Andi, Sukma, dan Hasyim. Nah, dari masing-masing karyawan ini nanti bisa dibuatkan email resmi perusahaannya menjadi [email protected], [email protected], dst.

Setelah email mereka jadi semua, bisa digrouping email mereka ke satu alamat email, bisa dibilang ini email divisi-lah. Jadi penerimanya bisa langsung banyak orang. Nama email divisinya adalah [email protected]

Begitu juga dengan divisi yang lain, bisa dibuatkan email grup-nya. Kenapa perlu dibuat email divisi atau email group? Ya tujuannya agar memudahkan komunikasi antar divisi.

Jadi kamu tidak perlu untuk cc / bcc setiap orang di divisi tersebut satu per satu. Kamu juga bisa scale up sebuah masalah yang urgent dengan cc alamat email divisinya. CC di sini copy carbon ya, bukan credit card. Hehe.

Takut ada yang salah paham dan salah persepsi karena lagi bahas toko online.

Jadi semua di divisi sales, bisa tahu nih kalau ada case yang urgent. Atau misalnya salah satu dari tim sales ada yang ga masuk karena sakit, kamu jadi lebih mudah followup ke teman yang lain di divisi tersebut.

Karena semua sudah terinfo sejak awal, karena setiap pesan email selalu di-cc ke email divisi sales. Jadi anggapannya adalah semua divisi sales sudah mengetahui case yang sifatnya urgent dari awal.

Root cause-nya jadi sudah tau semuanya. Lain hal kalau pesan email hanya di cc ke si [email protected], saat si budi ga masuk. Dan ternyata ada case yang sifatnya urgent dan hanya si budi saja yang mengetahui hal ini.

Maka eskalasi penyelesaian masalah jadi lebih panjang dan ribet. Karena divisi lain harus menceritakan dari awal lagi root cause-nya itu karena apa dan gimana.

Keburu masalahnya jadi basi, atau bahkan bisa jadi berimbas pada finansial dan hilangnya peluang terjadinya penjualan (perusahaan rugi).

Berbagai Layanan Custom Email dengan Domain Sendiri

Kamu bisa Mengerjakan All in One Software dengan Hanya Custom Email dengan Domain Sendiri

Ada banyak penyedia jasa email custom e-mail dari perusahaan besar, diantaranya yaitu:

  1. Google Suite
  2. GoDaddy Professional Mail
  3. Zoho Mail
  4. cPanel

Saya menggunakan Google Suite dan Zoho Mail untuk membuat email pribadi maupun bisnis dengan custom domain sendiri.

Dua perusahaan tersebut, tidak hanya menyediakan jasa email saja, ada banyak aplikasi yang bisa kamu gunakan loh. Seperti Google Docs, Google Drive, Youtube, Google Translate, dan masih banyak layanan lainnya yang bisa dipakai.

Dengan konsep single sign on, kamu bisa mengakses banyak aplikasi hanya menggunakan satu alamat email saja. Terkadang sesama divisi kita saling sharing file yang bisa di edit secara online dengan bersamaan.

Kamu bisa memanfaatkan fitur Google Docs dan Google Slides misalnya. Atau bahkan dengan customer atau client kita, juga sharing gambar media promosi yang ukuran file-nya besar, bisa menggunakan Google Drive.

Sayangnya layanan Google Suite dan GoDaddy Professional Mail, memerlukan biaya sewa setiap bulannya untuk layanan custom email.

Sedangkan untuk Zoho mail dan cPanel untuk membuat email dengan nama domain sendiri, bisa dilakukan secara gratis tanpa harus bayar untuk layanan email custom-nya.

Sekarang kita bahas apa saja fitur yang tersedia di layanan yang berbayar vs yang gratisan ini.

Google Suite Layanan Email Premium Plus Kolaborasi

Google Suite Layanan Email Premium dari Google Sebagai Aplikasi Kolaborasi dan Produktif untuk Bisnis Kamu

Saya menggunakan layanan Google Apps dan berhasil mendapatkan versi gratisnya karena dahulu Google belum mengenakan biaya untuk custom alamat email dengan domain sendiri sebelum tahun 2019.

Saat ini sudah dikenakan biaya. Biaya yang perlu dikeluarkan untuk paket di Google Suite yaitu berkisar $6 sampai $25 per bulan tergantung pada paket yang nantinya akan diambil.

Paket basic adalah yang termurah, yaitu hanya $6 per bulan per user atau alamat email. Semakin tinggi paket yang di Google Suite, ada banyak fitur yang bisa digunakan untuk menunjang kegiatan bisnis.

Misalnya saja dengan menggunakan Google Suite versi basic, kamu bisa menggunakan banyak aplikasi office seperti Google docs, sheets, forms, slides, keep, Jamboard, App Maker, dll.

Melalui layanan aplikasi office dari Google, kita juga bisa melakukan kerja remote untuk mengakses dokumen-dokumen yang tersimpan pada Google Drive, kolaborasi, editing bersama-sama dengan rekan kerja, dan tidak perlu khawatir data hilang karena server dan jaringan semua menggunakan infrastuktur dari si raja teknologi yaitu Google.

Pada paket basic kamu juga bisa mendapatkan space yang cukup besar untuk menyimpan file yaitu 30GB untuk Google Drive. Space sebesar itu bisa menyimpan dokumen perjanjian kerjasama dengan klien, dokumen legalitas perusahaan, data atau file mentah desain, maupun data confidential lainnya.

Secara keamanan, memang paket Business dan Enterprise yang lebih complete, tapi lagi-lagi pemilihan paket tersebut menyesuaikan dari scale bisnis yang kamu jalankan saat ini.

Kelebihan Layanan Google Suite

  • Tidak perlu khawatir akan keamanan data karena email di Gsuite menggunakan infrastruktur dari Google.
  • Kolaborasi dengan rekan kerja secara realtime bisa dilakukan menggunakan layanan office Google.
  • Secara tampilan email lebih familiar, baik yang web based maupun aplikasi seperti GMail di android dan iOS.
  • Pada layanan Gsuite tertinggi, kamu bisa mengakses API ke berbagai macam layanan Google yang populer.
  • Secara koneksi ke server, bisa dibilang hampir tidak ada kendala di Indonesia, selama ISP kamu tidak bermasalah.
  • Konfigurasi sangat mudah dilakukan dari sisi administrator. Sangat cocok untuk business dengan level kecil hingga menegah.

Kekurangan Google Suite apabila Digunakan Sebagai Custom Email

  • Perlu penyesuaian lagi untuk menggunakan layanan office yang disediakan oleh Google. Jika sebelumnya kamu menggunakan microsoft office, tampilan di Google Docs / spreadsheet sangat simpel sekali. Ini yang akan membuat kamu sedikit kebingungan saat mengoperasikannya.
  • Cocok untuk bisnis yang memerlukan pembuatan/pengembangan aplikasi yang berkaitan dengan layanan SaaS yang Google buat. Namun tidak cocok untuk perusahaan yang lebih fokus pada kerjaan kantor yang berat. (karena masih lebih enak menggunakan Microsoft Office).

GoDaddy Professional Mail

GoDaddy Professional Mail untuk Email yang Lebih Profesional Penunjang Komunikasi Bisnis Kamu

Bagi kamu yang menginginkan custom email dengan domain sendiri, kamu bisa membuat email dengan nama custom melalui layanan GoDaddy Professional Mail.

Pada paket terendah yang ditawarkan oleh GoDaddy berkisar antara Rp. 70.000 per bulan per alamat email/user. Paket email essential adalah nama paket terendah yang ditawarkan oleh GoDaddy.

Secara harga memang lebih murah dibandingkan harga pada paket basic yang ditawarkan oleh Google Suite. Bagaimana dengan fiturnya? Sayang fitur masih kalah jauh dibandingkan dengan Google Suite.

Pada paket terendah di GoDaddy custom email dengan domain sendiri mendapatkan kuota penyimpanan sebesar 5GB.

Selain layanan email, ada layanan lain yang bisa digunakan seperti kalendar dan kontak, yang dapat di sinkronkan ke server milik GoDaddy.

Terbilang ini cukup minimalis ya, lalu bagaimana dengan paket di atasnya? Ada paket email plus, secara fitur masih sama dengan paket essentials yang telah kita bahas sebelumnya, hanya saja penyimpanan emailnya lebih besar yaitu 50GB.

Paket yang paling berbeda dan cukup lengkap ada pada paket Business Premium. Paket ini yang tadi saya bilang sudah menggunakan infrasturktur dari Microsoft Office 365. Ya, bisa dibilang paket ini cukup powerful.

Tidak hanya mendapatkan custom alamat email dengan domain sendiri, tapi juga semua akses ke layanan office 365 bisa digunakan.

Salah satu kekurangan dari Google Suite, secara software untuk desktop apalagi office, si paman Gates masih menduduki puncak teratas dibandingkan si Mbah Google.

Coba sekali-kali kamu gunakan layanan Google untuk kegiatan office, sedikit lebih ribet dan njlimet kan? Ya wajar aja sih, karena dari SD umumnya orang sudah disuapi oleh layanan aplikasi kantor hasil besutan dari microsoft kan.

Jadi ya secara tampilan orang-orang di Indonesia lebih familiar ms.office ketimbang aplikasi office dari Google.

Kelebihan Layanan Email dari GoDaddy

  • Harga yang ditawarkan untuk custom email bisa dibilang cukup murah.
  • Tidak perlu khawatir seperti gangguan pada server shared hosting maupun VPS seperti kasus cPanel.
  • Kamu bisa migrasi ke Office 365 saat membutuhkan ruang penyimpanan email yang lebih besar dan layanan yang lebih kompleks seperti harus berbagi file di cloud, editing dokumen secara bersamaan dan realtime, dst.
  • GoDaddy memiliki reputasi keamanan di industri IT yang cukup baik.
  • Layanan all in one aplikasi tersedia pada paket tertinggi yaitu Business Premium.

Kekurangan Layanan Email dari GoDaddy

  • Harga yang terlalu mahal, paket terendah memiliki fitur yang kalah ketimbang Zoho Mail versi gratis.
  • Secara fitur sangat minim pada paket Email Essentials & Email Plus.
  • Sedangkan pada business premium, harga masih mahal dibandingkan membeli langsung dari Microsoft.
  • Tidak ada fitur backup dan arsip untuk email di paket Email Essentials maupun Plus.
  • Kolaborasi secara realtime dengan sesama rekan kerja tidak bisa dilakukan pada paket Email Essentials & Plus.

Custom Email Gratis dari Zoho Mail

Di atas sudah kita bahas nih yang versi berbayarnya. Sedangkan kalau dilihat, budget belum cukup nih buat membayar layanan email premium seperti di atas. Apakah ada solusinya? Well, insyaAllah tetap ada solusinya kok.

Kamu bisa membuat email dengan domain sendiri melalui layanan Zoho Mail. Email cantik dengan nama domain sendiri masih bisa dibuat tanpa harus membayar seperserpun, bahasanya agak marketing dikit sih.

Karena faktanya minimal tetap harus membeli domain yang biaya per tahunnya sekitar Rp. 120.000,- sampai Rp. 180.000,- itu juga tergantung dari ekstensi domain apa yang nantinya akan digunakan.

Sebaiknya saat membeli domain, jangan tergiur oleh promo yang murah. Karena banyak orang terkena jebakan betmen, yang di mana saat beli harga normalnya Rp. 130.000,- untuk ekstensi *.com, lalu ada promo domain .com hanya Rp. 35.000,-.

Setelah beli ternyata si perusahaan hosting bermasalah, contoh masalahnya yaitu domain kena hijack dan semua visitor diarahkan ke website lain karena si perusahaan hosting kena hack.

Si hacker berhasil merubah settingan name server domain sehingga ia mempointing ke alamat IP server-nya. Istilah kerennya yaitu DNS Hijacking.

Ada lagi kasus di mana, tidak bisa melakukan transfer domain hingga tahun kedua. Setelah tahun kedua ternyata harga perpanjang domain di perusahaan tersebut sangat fantastis dan mahal.

Sebaiknya yang belum paham mengenai domain itu apa baca artikel ini dahulu: “Apa itu domain?“.

Nah, bagi kamu yang ingin menggunakan cPanel berarti harus membeli layanan hosting dahulu, yang belum tahu mohon baca artikel ini dahulu apa sih hosting itu?

Jadi, walaupun dibilang free bukan berarti ga mengeluarkan modal sama sekali ya.

Kelebihan Zoho Mail pada versi gratis untuk Custom Email

  • Kamu mendapatkan layanan yang lebih baik dibandingkan dengan paket dari GoDaddy yaitu Email Essentials.
  • Tersedia layanan all in one apps untuk keperluan office, seperti di Google Suite dan Microsoft Office namun pada versi aplikasi besutan dari Zoho.
  • Tampilan pada Zoho Sheets versi lama di web, sangat mirip sekali dengan aplikasi Microsoft Excel. Namun ditampilan yang baru Zoho Sheets berubah menjadi lebih simpel & jelas.
  • Kamu juga bisa melakukan sharing dokumen, editing file dengan cara berkolaborasi dengan rekan kerja tanpa perlu repot kirim email. Mirip sekali dengan layanan Gsuite dan Office 365 business.

Kekurangan Zoho Mail untuk Custom Alamat Email

  • Layanan dari Zoho Mail sangat cocok untuk perusahaan kelas menengah ke bawah.
  • Storage sangat kecil untuk versi gratisnya hanya 5GB.
  • Kalau butuh ruang penyimpanan dengan versi unlimited, maka user yang terdaftar minimal 200 pengguna, dengan masing-masing pengguna jika disamakan dengan versi business maka $96/tahun/pengguna. Totalnya 200 x $96 = $19,200 per tahun.

Gunakan cPanel Untuk Mempunyai Email Mandiri Secara Gratis

Selain menggunakan Zoho Mail, kamu juga bisa memanfaatkan fitur dari cPanel yang memungkinan membuat email dengan domain web sendiri secara cuma-cuma.

Kelebihan Layanan Custom Email dari cPanel

  • Hemat. Cukup membeli paket shared hosting atau VPS dengan lisensi cPanel saja tanpa perlu biaya lain.
  • Custom email dan kuota email bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas server milik sendiri.
  • Proses pembuatan email dengan domain sendiri lebih cepat karena hanya setup dari cPanel tidak perlu pihak ketiga.
  • Lebih private, karena server kamu sendiri yang mengelola jika menggunakan VPS atau Dedicated Server.
  • Jika dilakukan secara profesional dan keamanan di audit secara berkala, bisa jadi tidak hanya lebih private tetapi juga bisa lebih aman ketimbang menggunakan layanan dari pihak ketiga.

Kekurangan Layanan Email dari cPanel Mail

  • Jika server lagi trouble bisa dipastikan semua komunikasi melalui email akan terganggu.
  • Apabila server berhasil diretas, kemungkinan data di email kamu bisa bocor.
  • Proses tweaking, hardening server, dst-nya, dilakukan secara mandiri.
  • Proses backup server akan sangat paintful saat data backup berukuran puluhan / ratusan giga.
  • Down time saat maintenance jaringan, bisa menggangu proses komunikasi email yang dilakukan setiap saat.

***

Cara Bikin Email Sendiri Menggunakan Zoho Mail

Sekarang kita akan membuat email dengan custom domain kamu sendiri menggunakan Zoho Mail. Salah satu penyedia jasa layanan email yang berbaik hati memberikan space 5GB per user dengan all in one apps di dalamnya.

Yuk kita bahas cara membuat email di Zoho:

1. Daftar untuk Proses Pembuatan Akun di Zoho Mail

Cara membuat custom email di Zoho Mail

Saat proses pendaftaran Zoho Mail, kamu akan disajikan pilihan layanan gratis dan premium mereka.

Pada pilihan Get started with ad-free email, jangan lupa untuk memilih Business Email untuk membuat custom email dengan domain sendiri.

Setelah itu klik tombol sign up now untuk melanjutkan proses pendaftaran.

2. Pilih Forver Free Plan untuk Layanan Gratis di Zoho

Pilih layanan free forever plan di Zoho Mail

Pada tulisan forever free plan, kamu akan mendapatkan akun email, up to hingga 5 user email dengan masing-masing user mendapatkan ruang penyimpanan email sebesar 5GB/user dan attachement sebesar 25MB untuk satu domain.

3. Pembelian Domain bisa di Zoho atau Menggunakan Layanan Domain dari Tempat Lain

Beli domain di zoho atau update name server di DNS management

Kalau kamu beli domain di zoho salah satu kelebihannya yaitu tidak perlu mengupdate di DNS Management untuk settingan MX record-nya. Sedangkan kalau kamu beli di tempat lain.

Kamu perlu melakukan setting mx record di DNS management, umumnya bisa disetting pada WHMCS Management atau Cloudflare jika kamu menggunakan layanan yang lain.

Saya sendiri menyarankan untuk menggunakan cloudflare agar saat pindah-pindah server menjadi lebih mudah untuk edit record apapun terkait hosting, email, dll.

4. Lakukan Proses Pendaftaran Akun di Zoho

Proses pendaftaran akun email di Zoho

Pada saat proses pendaftaran ini, nomor HP kamu akan diverifikasi oleh pihak Zoho. Maka pastikan nomor HP kamu sedang tidak dalam masa tenggang atau sedang aktif. Verifikasi akan dikirimkan melalui SMS.

Salah satu penyebab kamu tidak menerima SMS kode verifikasi, bisa jadi karena nomor kamu masuk ke dalam masa tenggang, inbox kamu penuh, atau pulsa kamu habis.

Dari SMS yang dikirimkan berisi kode OTP, kode tersebut nantinya kamu perlu masukkan pada saat pendaftaran di Zoho.

5. Proses Verifikasi Kepemilikan Domain di Zoho Mail

Proses verifikasi domain di Zoho Mail

Saat proses pendaftaran, Zoho akan melakukan verifikasi kepemilikan domain, proses verifikasi ini cukup mudah karena kamu hanya perlu menambahkan pada record di DNS management CNAME host berisi kode dari Zoho dan dipointing ke zmverify.zoho.com.

Proses penambahan record CNAME bisa kamu lakukan melalui DNS management pada WHMCS di tempat kamu membeli domain atau melalui Cloudflare jika kamu menggunakan layanan DNS management selain dari WHMCS.

Proses penambahan record untuk verifikasi domain di Zoho

Value pada host itu tergantung kode verifikasi yang zoho infokan saat proses pendaftaran. Jadi kamu jangan mengikuti value yang ada pada gambar di atas ya.

Karena gambar di atas itu hanya sebagai contoh. Klik save untuk menyimpannya.

Setelah proses pembuatan cname selesai dari DNS management kamu, sekarang kembali lagi ke halaman pendaftaran Zoho Mail, kamu bisa klik verifikasi.

Oh ya proses resolve pembuatan record baru bisa berkisar 15-30 menit ya.

Verifikasi CNAME Zoho Mail di Domain baru

6. Proses Pembuatan Custom Alamat Email dengan Nama Brand / Doman Sendiri

Proses pembuatan nama email di Zoho

Kamu bisa membuat custom email pada proses ini, nama email bisa menggunakan email [email protected] Nama group atau divisi yang ada di bisnis juga bisa.

Setelah menentukan nama dan klik proses, tahap berikutnya yaitu melakukan grouping email. Ini yang sebelumnya kita sudah bahas. Tim sales misalnya terdiri dari si A, B, C, dan D.

Mereka nantinya harus di grouping ke email divisi sales. Contoh email group [email protected], kalau ada yang kirim pesan ke email group tadi.

Secara otomatis A, B, C, dan D akan merima email tersebut. Inilah manfaat dari grouping email.

Grouping email di Zoho Mail

7. Proses Tahapan Setting MX Record Zoho Mail

MX record Zoho Mail

Pada tahapan ini kamu perlu melakukan setting kembali pada DNS management, sebelumnya kamu sudah menambahkan CNAME record untuk verifikasi kan? Sekarang tinggal menambahkan MX record saja.

Record yang perlu ditambahkan yaitu : ” mx.zoho.com, mx2.zoho.com, dan mx3.zoho.com. Cara penambahan MX record di DNS management bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

DNS management penambahan mx record zoho mail

8. Penambahan DKIM dan SPF Pada Zoho Mail

Penambahan DKIM dan SPF di Zoho Mail

Tujuan dari penggunaan DKIM dan SPF yaitu agar layanan email seperti Google, Yahoo, Outlook dan kawan-kawannya bisa mengindentifikasi mana domain yang memang dikirim original dari si pemilik domain, mana yang dikirim melalui spam.

Cara proses verifikasinya mudah, cukup kamu buat di DNS management kamu TXT dengan value host nama domain kamu atau menggunakan karakter @. Isikan txt value-nya sebagai berikut : v=spf1 include:zoho.com ~all”.

SPF di GoDaddy

Jika kamu ingin menambahkan proteksi DKIM signature, bisa lakukan dengan cara login sebagai administrator di cPanel zoho mail. Pilih Autentikasi email dan pilih DKIM, selanjutnya akan ada halaman konfigurasi untuk DKIM.

Konfigurasi DKIM di zoho Mail

Tambahakan value Zoho dan klik kanan dan copy keseluruhan text yang ada pada tulisan TXT record value. Nantinya kamu akan paste kode tersebut di DNS management.

DKIM pada zoho mail

Proses berikutnya tinggal kamu paste saja domain TXT record value ke DNS management. Contohnya seperti gambar di bawah ini:

Proses penambahan DKIM di dns management

Setelah semua proses di atas kamu lalui, tinggal proses berikutnya yaitu login di aplikasi Zoho Mail saja, bisa menggunakan aplikasi berikut ini: Zoho Mail untuk Android, Zoho Mail untuk iOS, dan Login di website Zoho Mail.

Selamat saat ini kamu sudah bisa menggunakan alamat email dengan custom nama domain sendiri, menggunakan layanan email dari Zoho Mail.

Video proses pendaftaran email, verifikasi domain, dan pembuatan akun Zoho Mail bisa dilihat juga di video berikut:

 

Cara Membuat Custom Email dengan Domain Sendiri Menggunakan cPanel

Cara membuat email dengan nama domain sendiri bisa kamu lakukan melalui cPanel setelah menyewa jasa pihak hosting. Adapun langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:

1. Login Terlebih Dahulu ke Akun cPanel Webhosting

Login ke akun cPanel

Kamu akan mendapatkan informasi akses login ke cPanel setelah berhasil melakukan pembayaran untuk sewa hosting. Adapun informasi akses yang akan didapatkan yaitu: cPanel username, cPanel password, dan URL cPanel.

Adapun rekomendasi hosting dan domain sudah pernah diulas pada situs ini.

2. Pilih Menu Email untuk Membuat Email Baru

Membuat Email yang Baru

Pada halaman email account akan terlihat daftar email yang pernah dibuat sebelumnya. Jika masih kosong berarti kamu belum pernah membuat alamat email apapun itu. Klik tombol create untuk membuat email yang baru.

Sebagai gambar di atas, saya sudah pernah membuat alamat email sebelumnya, sehingga muncul seperti gambar di atas.

Saat ini saya akan membuat email baru yaitu dengan nama [email protected]

3. Isi Data untuk Proses Pembuatan Akun Email di cPanel

Isi Data untuk Proses Pembuatan Akun Email

Pada kotak username bisa memasukkan nama karyawan atau divisi, sedangkan pada contoh kali ini saya memasukkan kata webmaster. Kenapa email seperti webmaster/administrator itu perlu dibuat sih?

Karena email default tersebut umumnya digunakan untuk verifikasi kepemilikan situs. Di awal ada baiknya email default tersebut juga dibuat email berikut ini: webmaster, administrator, postmaster, dan abuse.

Contoh email yang sedang kita akan buat yaitu [email protected] Jangan lupa buat password yang panjang dan kuat.

Kamu bisa menggunakan password manager untuk menyimpan dan membuatnya. Setelah itu, pilih kuota email, saya pikir email webmaster cukuplah hanya 1024 MB.

Pilih juga Automatically Create Folders, setelahnya tinggal klik tombol create untuk membuat email.

4. Cara Mengakses dan Membuka Email di cPanel

Cara mengecek email dari cPanel

Setelah akun berhasil dibuat,  kembali ke halaman Email Account dari menu yang ada di cPanel, lalu pilih tulisan check email,  setelahnya kamu akan di direct ke halaman webmail, di sini saya menggunakan roundcube.

Pada cPanel sendiri ada dua pilihan umumnya yaitu menggunakan webmail roundcube atau horde.

Saya sendiri lebih menyukai tampilan pada roundcube, tapi ya apa boleh buat kalau kamu dapat yang horde juga tidak masalah sih.

Karena pihak penyedia jasa layanan hosting, tidak semuanya memberikan pilihan roundcube dan horde yang dipasang di cPanel mereka.

Umumnya sih hanya satu aplikasi webmail yang dipasang, ya kalau ngga roundcube ya si horde itu.

Jadi jarang yang dua-duanya diinstal, karena secara fungsi mereka sama, akan sangat boros jika harus diinstal keduanya.

Sebagai video panduannya kamu dapat melihat video berikut ini.

 

Kesimpulan

Menggunakan email custom dengan domain sendiri memang diperlukan untuk branding dan promosi bisnis. Selain itu ada manfaat lain seperti layanan all in one apps, yang kita sudah bahas di atas.

Sayangnya fitur all in one apps tersebut memerlukan biaya, terutama pada layanan Google Suite dan GoDaddy Professional Mail. Pada scale perusahaan yang sudah dapat pendaan dari angle investor / venture capital.

Kamu bisa menggunakan layanan premium tersebut, namun bagi yang masih tahapan merintis. Jangan berkecil hati, masih bisa juga kok menggunakan layanan yang kurang lebih sama fiturnya dengan yang berbayar menggunakan Zoho Mail.

Walaupun kuota penyimpanan terbatas sekali hanya 5GB/user, tapi setidaknya kamu masih bisa menggunakan layanan all in one apps untuk office, atau kalau tidak mau ribet dengan setup domain di Zoho.

Layanan email bawaan dari cPanel bisa juga jadi solusi. Nah, sekarang saya mau denger komentar kamu nih. Kira-kira layanan email seperti apa yang akan digunakan untuk custom email?

Yuk kita diskusi di kotak komentar di bawah artikel ini.

Gabung Telegram

Ada banyak insight singkat-menarik yang ditulis di channel Telegram, tapi ngga ada di blog ini karena emang khusus buat catatan-catatan yang singkat-padat-jelas. Gabung sekarang.

Pelajaran Lainnya
Cara Mengatur dan Membatasi Bandwidth

Yakin Ngga Mau Komen?