13 Februari 2012

Hagemoni Impian dan Cinta

Hagemoni Impian dan Cinta

"..Tetes air mata, mengalir di sela derai tawa. Selamanya kita, tak akan berhenti mengejar matahari.."

Beberapa tahun yang lalu, saat empat anak manusia dipertemukan dalam sebuah ikatan cinta. Selayaknya pohon jalar, yang makin hari makin menguat ikatannya. Cinta kita terus tumbuh dan bersemi, hingga akhirnya menyemai dalam aksi.

Multiply, 2009
Awal perjumpaan kita

Jogjakarta, 10 Oktober 2010

  • Fimadani menyajikan artikel dan berita keislaman yang Insya Allah bermanfaat.
    www.fimadani.com
  • Review singkat tentang MacBook Pro
    www.vatih.com

Jakarta, 22 Maret 2011

Wonogiri, 24 Maret 2011

Dan tempat-tempat lainnya yang juga menjadi saksi diantara kisah cinta kita. Empat manusia udung yang tak pernah kehabisan akal untuk menikamti cinta dan alam ciptaan Tuhan. Berlari kesana-kemari dengan raut ceria.

Warung emperan jalan, berteduh di kala hujan, menepi tambal ban, mengacak-acak walimahan orang, menggelar pesta tengah malam, maya dan nyata tak ada beda, tangis dan tawa adalah canda.

Impian masing-masing menjadi bagian dari doa yang selalu terpanjatkan. Getaran rasa cinta yang selalu muncul dengan irama tanpa nada, yang akan selalu mengokohkan tali ukhuwah diantara kita.

Rencana kita selanjutnya, menapakkan kaki di tanah suci untuk mengukuhkan syukur kita pada Sang Maha Pemberi.

Mengejar Matahari

Disini ada satu kisah
Cerita tentang anak manusia
Menantang hidup bersama
Mencoba menggali makna cinta

Tetes air mata, mengalir di sela derai tawa
Selamanya kita, tak akan berhenti mengejar
Matahari

Tajamnya pisau takkan sanggup
Goyahkan cinta antara kita
Menembus ruang dan waktu
Menyatu di dalam jiwaku

Tetes air mata, mengalir di sela derai tawa
Selamanya kita, tak akan berhenti mengejar
Terus mengejar
Matahari

Catatan Lainnya: