14 Februari 2020
Memilih Hotel Umrah Melalui OTA - Umrah
Tips memilih hotel Umroh via OTA
Berbeda jika kita menunaikan Umroh dengan Travel agent yang semua2nya dari mulai tiket pesawat, hotel dan catering sudah disiapkan pihak travel, maka jika kita melaksanakan umroh secara mandiri kita harus mencari penginapan sendiri baik itu di Mekkah maupun Madinah. Hotel untuk menginap selama kita menunaikan ibadah umroh bisa kita pesan melalui pihak ketiga (agent travel) maupun via Online Travel Agent (OTA) seperti Agoda, booking.com maupun Traveloka.
Setiap saya traveling baik untuk urusan dinas maupun liburan, saya selalu pesan hotel sendiri. Namun saya aga sedikit ragu ketika ingin memesan hotel untuk Umroh. Karena ada banyak berita2 yang saya baca/saya dengar yg menyebutkan bahwa jika kita memesan hotel via OTA maka akan menghadapi berbagai masalah ketika kita sampai di hotel tersebut. Begitupun saat saya membaca review di Agoda. Banyak reviewer yang menyebutkan bahwa pihak hotel di Madinah maupun Mekkah biasanya akan memprioritaskan pemesan hotel yg memesan secara rombongan atau via travel agent yg sudah biasa memesan kamar di situ. Pemesan via OTA biasanya akan di anak tirikan. Apalagi jika pemesan memilih option pembayaran di lakukan di hotel. Seringkali pemesanan kita dibatalkan secara sepihak oleh hotel karena kamar kita yg sudah dibooking tersebut diberikan ke tamu lain. Akhirnya ketika memesan hotel via Agoda, saya memilih untuk menyelesaikan pembayaran saat itu juga, jangan pernah memilih opsi paylater di hotel. Supaya kamar tersebut sudah terbooking, dan pihak hotel tidak akan merelease kamar kepada orang lain.
Ketika saya sampai di hotel dan check in, saya sempat khawatir jika proses check in saya aga dipersulit (seperti yg dialami banyak orang yg memesan via OTA). Namun, alhamdulillah prosesnya lancar, tidak bertele2, malah saya dan rekan saya di upgrade dari kamar standard menjadi kamar suites (2 kamar yang cukup untuk 5 orang) Alhamdulillah bangetss
Kesimpulan saya, ketika kita memilih kamar hotel untuk umroh, sebaiknya memilih opsi pembayaran langsung jika memang kita sudah yakin ingin menginap disitu.
Oia, biasanya ketika saya memilih hotel untuk menginap, saya sangat peduli dengan rating yg diberikan oleh para pengunjung. Biasanya saya akan enggan untuk menginap di hotel yg ratingnya dibawah 8. Namun, percayalah tidak mudah menemukan hotel di Madinah dan Mekkah yang ratingnya bagus diatas 8. Bahkan hotel berbintang 4 atau 5 sekalipun, angka ratingnya syerem. Dan hasil review para pengunjungnya pun tidak kalah syerem. Mungkin karena begitu banyak orang yang ingin menginap di berbagai hotel di tanah suci ini, aspek service yang biasanya menjadi point utama dari bisnis hospitality seperti hotel menjadi terabaikan. Kalo udah begini, ya Bismillah aja deh hehehe. Paling tidak, pilih hotel yang review negatifnya paling sedikit.
Selama di Madinah sy menginap di hotel Golden Tulip, di gate 5. Deket dengan raudhah. Kebanyakan tamu hotel ini dari Turki dan negara2 Asia Tengah. Rate semalam sangat bersahabat untuk sekelas hotel bintang 4. Hotelnya nyaman, dilingkungan yang tenang, tidak crowded. Cocok banget buat saya yang ga terlalu suka dengan lingkungan yang hiruk pikuk hehehe.
Catatan hari ke 3 Umroh, salam dari Madinah.
Tulisan ini milik Indra Kurniadi.