14 Februari 2020

Visa Untuk Umrah Mandiri - Umrah

Pengurusan visa untuk umroh mandiri

Umroh secara mandiri artinya kita semua yg menyiapkan semua persiapan dan keperluan umroh, dari mulai beli tiket pesawat, beli hotel, arrange makan sampai transportasi. Hanya satu yg tidak/belum bisa diurus secara mandiri yaitu pengurusan visa. Karena visa umroh tidak bisa diajukan secara perorangan, hanya bisa melalui travel agent/provider visa yg terakreditasi oleh kedubes Saudi Arabia. Sejak awal saya mempunyai niat untuk umroh secara mandiri, perlu waktu lama untuk bisa mendapatkan travel agent yang mau membantu menguruskan visa. Karena tidak semua travel agent mau, mengingat mereka khawatir visa umroh disalahgunakan misalnya setelah umroh selesai, jamaah tersebut tidak pulang tapi malah lanjut bekerja/ jadi imigran gelap. Sangat beresiko bagi mereka. Dan mereka bisa kena sanksi berat. Jadi sangat dipahami jika tidak banyak travel agent yg mau membantu pengurusan visa untuk umroh mandiri.

Saya melakukan riset untuk mencari provider visa/travel agent yg mau menguruskan visa bagi jamaah umroh mandiri. Saya banyak baca blog, ikut banyak grup umroh mandiri di fesbuk, ikut wa grup bbrp grup travel, banyak nanya ke beberapa teman yg sudah pernah umroh mandiri dll. Sampai akhirnya saya bisa mendapatkan bbrp alternatif travel agent yg bersedia menguruskan visa umroh. Dan harganya fantastis, sepertinya visa umroh adalah visa termahal didunia. Biaya visa UK, aussie, schengen mah lewat dah hehehe. Ada satu travel agent yg mau menguruskan dengan syarat kita mengisi form pernyataan kalo kita akan kembali ke tanah air begitu umroh selesai dll. Biaya yang mereka tawarkan bervariasi, ada yg menawarkan visa only starting dari 300 USD per pax, ada yg di bundling dgn transportasi, ada juga yang mau menguruskan visa asalkan kita ambil salah satu paket hotel di mekkah atau madinah (kalo mau kontaknya, inbox saya aja nanti sy kasih infonya heheheh)

Ada beberapa teman yang menanyakan bagaimana di imigrasi Saudi Arabia nya? Alhamdulillah aman dan lancar! Jujur saja, saya juga sempat was2 dan deg2an, karena saya banyak baca dan juga mendengar info/berita yang menyatakan bahwa pemegang visa umroh hanya boleh keluar imigrasi jika dijemput orang/muasasah yg menjadi penjamin selama umroh. Itu semua TIDAK BENAR! Begitu sampai meja petugas imigrasi di bandara Jeddah, petugas hanya menanyakan tujuan saya ke saudi, apakah umroh? Begitu saya bilang iya, tanpa bertele2 dia cap passport saya dan bilang Welcome! Lalu sayapun keluar imigrasi. Setelahnya memang ada lagi petugas yang mengecek passport dan visa kita. Tapi kemarin itu ya cuma diliat aja, setelah itu dipersilahkan lanjut. Tidak di cek macam2

Jadi rekan2 yg berniat umroh mandiri tidak usah khawatir di imigrasi, insya Allah aman, lancar. Untuk jaga2, siapkan semua dokumen hardcopy utk pemesanan tiket pesawat, hotel dan yg terpenting tentu visa umrohnya.

Anyway, umroh mandiri cocok bagi pribadi yang ingin bebas tidak terikat waktu, bebas mau nginep di hotel seperti yg diinginkan, bebas kulineran selama di Mekkah dan Madinah, bebas mau kemana aja selama umroh dll dll. Tapi bersedia repot2 untuk menyiapkan ini itu dari mulai hal besar sampai printilan, mau riset dan membuat itinerary sendiri. Tapi kalo yg ingin semua di uruskan, datang tinggal beres, silahkan bisa memilih banyak travel umroh yg tersedia. Untuk biaya umroh, relatif. Tapi jika membandingkan apple to apple fasilitas, durasi, dll. Saya yakin umroh mandiri lebih bersaing harganya (nanti kalo umroh dah beres, insya Allah sy akan share breakdown biaya yg saya keluarkan selama umroh)

Demikian sekedar tips dan informasi. Semoga bermanfaat

*Ditulis sambil menunggu waktu Isya di mesjid Nabawi

Tulisan ini milik Indra Kurniadi