Marketing

Membuat Konten Instagram Biar Viral Serta Studi Kasus!

Konten Instagram apa sih yang sekarang lagi trend?

Ya ampun, konten lagi.

Hahaha, jangan pernah bosen ya🤣

Kali ini saya akan bahas tentang konten instagram yang bisa menjadi ide posting kamu!

Dulu, saya pernah membahas tentang konten instagram story kreatif.

Pada artikel tersebut, saya membahas secara lengkap jenis-jenis instagram story kreatif yang banyak digunakan brand besar disertai dengan how-to nya.

Nah, terus kalau yang ini bahas tentang konten instagram kayak apa?

Untuk yang satu ini, berfokus kepada konten Instagram yang muncul di timeline kamu alias posting.

Konten Instagram Carousel

Konten carousel adalah salah satu ragam posting baru dari Instagram.

Carousel sendiri artinya adalah gambar yang bisa di scrolling. Jadi, dalam 1 posting bisa terdapat lebih dari satu gambar.

Eh tapi, pastikan kamu sudah membaca artikel ‘Apa itu Content Marketing?

Kenapa memangnya?

Ingat, tidak semua jenis konten bisa sesuai dengan tujuannya.

Ada spesifikasi posting yang harus kamu ketahui dulu nih sebelum mencoba carousel post:

  • Rasio aspek 1:1 atau 4:5

Tetapi saya menyarankan dengan rasio aspek 1:1 sih, soalnya ketika di preview lewat profile, tidak ada bagian yang terpotong.

  • Maksimal 10 gambar

Yup, slide yang diberikan oleh instagram adalah 10 slide atau 10 gambar dalam satu post.

Studi Kasus Konten Instagram Carousel

Buat apa aja sih si Instagram Carousel ini?

Terdapat beberapa studi kasus instagram carousel yang menarik untuk dibahas:

Untuk Konten Produk

Menggunakan konten instagram carousel sangat cocok untuk promosi konten produk.

Terutama jika produkmu memiliki beberapa hal seperti berikut:

  • Warna yang berbeda
  • Ukuran yang berbeda
  • Desain yang berbeda

Seperti yang dilakukan brand Matoa, dia mempresentasikan produk dengan warna yang berbeda menggunakan fitur Instagram Carousel.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan;

  • Jangan untuk memposting produk yang tidak relevan dengan produk awal

Jika melihat produk diatas, yaitu jam tangan. Masih termasuk “oke” jika memasukkan produk baju, celana, dan sepatu. Tetapi dengan satu catatan.

Yaitu, kamu harus membuat suatu campaign. Semisal;

Outfit of the day ala Matoa!

Slide 1: Foto outfit of the day-nya.

Slide 2: Foto produk jam.

Slide 3: Foto produk baju.

Slide 4: Foto produk celana.

atau seperti bisa juga dengan IKEA Indonesia lakukan:

IKEA Indonesia membuat campaign tentang “solusi dekorasi kamar anak”.

Dengan memanfaatkan Instagram carousel, IKEA memberikan katalog produknya yang dapat memberikan solusi terhadap dekorasi kamar anak.

Kalau kamu membuka posting dari IKEA ini menggunakan Instagram di smartphone, katalog produk ini terhubung dengan Instagram Shopping.

Jadi, orang langsung tahu nama produk yang ditampilkan, sekaligus link pembeliannya.

Well done IKEA Indonesia!

Untuk Konten Kiriman Pembaca

Lagi-lagi brand IKEA Indonesia ini memberikan studi kasus yang menarik untuk dibahas.

IKEA Indonesia membuat campaign dengan mengajak audiensnya mengirimkan problem ruangannya, dan diberikan solusi dari pihak IKEA.

Memanfaatkan Instagram carousel untuk memberikan solusi atas masalah ruangan audiens-nya dengan mereferensikan produknya sendiri adalah ide yang sangat cerdik.

Selain itu, pada akhir carousel, memberikan katalog produk yang terintegrasi dengan Instagram Shopping.

Konten jenis ini bisa dikatakan sangat perfect.

  • Konten yang memberikan solusi terbukti memiliki engagement yang baik, terbukti dengan mendapat 4,3rb likes dan 110 komentar dari rata-rata akun IKEA Indonesia 3,3rb likes dan 70 komentar.
  • Konten ini juga konten jualan, dengan integrasi si Instagram Shopping. Walau, saya juga ga tau konversinya berapa. Namun, jika dilihat dari tujuan konten, ini adalah konten edukatif bukan jualan.

Artinya, konten instagram ini tidak hanya memberikan edukasi namun juga sanggup menjual.

Untuk Konten “Before and After”

Konten before-after ini dapat digunakan untuk mengedukasi kepada konsumen tentang manfaat sebelum dan sesudah menggunakan produk yang kamu punya.

Dari studi kasus diatas ada beberapa hal yang mau saya kritik:

  • Tanda before-after harus lebih jelas

Pada carousel ke-2 dan selanjutnya, dipojok kanan bawah ada tanda before dan after, sayangnya ini kurang kontras menjadi tidak terlihat.

Untuk Konten Testimonial

Konten testimonial biasa digunakan untuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen terhadap brand kamu.

Instagram Carousel cocok sekali untuk menampilkan testimonial dari pelanggan kamu yang sudah ada.

Konten Step-by-Step

Konten how-to atau step-by-step sangat cocok menggunakan Instagram Carousel.

Kamu dapat memanfaatkan 10 slides dengan membaginya setiap slides menjadi suatu tahap.

Konten step-by-step ini bisa menyesuaikan dengan brand-mu kok! Semisal;

  • Kalau brand tentang fashion wanita, kamu bisa membuat konten instagram seperti cara memilih outfit wanita, dsb.
  • Kalau kamu berjualan alat olahraga misalnya, kamu bisa membuat konten instagram seperti cara hidup sehat, cara berolahraga yang baik dan benar, dsb.
  • Kalau kamu berjualan produk anak-anak, kamu bisa membuat konten instagram seperti cara anak mudah makan, cara anak belajar membaca, dsb.

View this post on Instagram

Udah bikin blog & nulis banyak artikel tapi nggak ada pengunjungnya? Mungkin kamu ga ngelakuin ini ..⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Sebelum bikin blog, tentuin dulu niche nya apa. Sebelum nulis artikel, riset dulu kata kunci apa yang banyak dicari orang.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Kalo kamu asal nulis, mau panjangnya 1000 kata tapi yang nyari sedikit ya pengunjung blogmu segitu-gitu aja.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Ini saya ngajarin nyari pengunjung secara organic ya, bukan main viral share ke media sosial.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ 𝗞𝗼𝗻𝘁𝗲𝗻 𝗯𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗯𝗶𝗸𝗶𝗻 𝗯𝗹𝗼𝗴 ini adalah konten series, berkelanjutan. Beberapa minggu ke depan, saya akan bahas tentang blog secara garis besarnya.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Kalo kamu pengen belajar bikin blog dari A-Z untuk pemula, kamu bisa ikut kelas belajar bikin blog di kelas.satruk.id (berbayar).⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ #semuabisajadipengusaha #bisnissemuakalangan #pengusahadigital #bisnismillenial #bisnisdimanasaja #pengusahaonline #kerjalepas #belajarmarketing #duniabisnis #bimbinganbisnis #bisnisduniadigital #sekolahbisnisonline #jasaweb #bikinweb #bikinwebsite #adsenseindonesia #buatweb #buatwebsite #pakarseo #belajarseo #jagojualanonline #kursusbisnisonline

A post shared by Pramudya Ksatria Budiman (@satruk) on

Konten how-to yang dibuat satruk sudah cukup bagus, disetiap slides sudah menggunakan gambar pendukung, teks tidak terlalu panjang. Good job!

Cara Membuat Konten Instagram Caraousel

Ada beberapa aplikasi yang bisa menunjang kamu dalam membuat konten Instagram carousel, antara lain:

Membuat Konten Instagram dengan Canva

Tools ini sudah terkenal sebagai tools desain berbasis web paling mudah digunakan.

Nah, coba kamu simak deh video dibawah ini!

Membuat Konten Instagram dengan PowerPoint

Nyatanya, memang banyak oran menyalaunakan PowerPoint sebagai tools editor gambar.

Malah, bisa digunakan untuk membuat konten instagram carousel begini😂

Konten Instagram Microblog

Microblog adalah konten seperti blog namun ukurannya jauh lebih kecil/singkat.

Biasanya, microblogging dilakukan di twitter. Bagaimana kalau di Instagram?

Dengan adanya fitur carousel melakukan microblogging di Instagram menjadi jauh lebih menarik.

Narasi yang biasanya tertuju hanya pada caption, kini kamu bisa bercerita di dalam posting.

Membuat konten microblog walau kelihatannya simpel, namun ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan.

Ini adalah tips membuat konten instagram microblog:

Pahami Eksternal dan Internal Konten Instagram Microblogmu

Bingung?

Jadi begini, ketika kamu membuat konten microblog, ada banyak sekali pertimbangan bukan?

Contoh:

Audiens-nya umur berapa? dibutuhin ga? Apa nih yang lagi nge-trend?

Ciri khas dari IG-ku apa? Feed-ku warnannya gimana?

Nah iya gak?

Jadi gini, konten instagram microblog kamu harus mengambil jalan tengahnya:

  • Eksternal

Dari sisi eksternal ada audiens kamu dan ada trend, sesuaikan keduanya.

Cari sesuatu yang dibutuhkan audiens namun juga sesekali samakan dengan trend yang ada.

  • Internal

Buatlah konten dengan mempertimbangkan feed color mu saat ini, misal warnanya hitam-putih, ya microblog kamu ikutan hitam-putih juga.

Kecuali, kamu memang maumengganti sekalian seterusnya.

Gunakan Formula Khusus Ini!

Nah, ketika membuat microblog, saya sarankan untuk pakai formula Headline+Problem+Solution+CTA.

View this post on Instagram

Anda masih bingung bagaimana cara menentukan harga? – Ada 5 cara yang bisa Anda gunakan untuk menentukan harga produk Anda. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan Anda dan Andapun juga bisa mengkombinasikannya. Jika Anda masih bingung, boleh tulis pertanyaan dikolom komentar ya 😉 – – ———————————————————————– Follow 👉 @jualanbarengrama Follow 👉 @jualanbarengrama Follow 👉 @jualanbarengrama ———————————————————————– . . . #belajarbisnis #bisnisdigital #bisniskekinian #bisnismurah #bisnismuda #bisniseradigital #belajarinstagrammarketing #bisnismahasiswasukses #bisnisterlaris #jasadigitalmarketing #mentorbisnis #strategibisnis #tipsbisnis #tipsinstagram #tipsinstagrammarketing @jualanbarengrama #jasadesaininstagram #optimasiinstagram #edukasiinstagram #microblog #edukasibisnisonline #infobisnisonline #tipsdigitalmarketing #optimasiig #trikinstagram #jualanbarengrama

A post shared by RAMA | JAGO JUALAN ONLINE (@jualanbarengrama) on

Sebagai studi kasus, kita bongkar microblog-nya Mas Rama.

Headline:

Pada slide pertama konten, kamu bisa melihat adanya headline dengan tulisan font besar dan gambar pendukung. Tentu ini harus menarik ya gengs, biar open rate nya tinggi.

Problem:

Pada slide selanjutnya bisa kamu isi dengan cerita permasalahan dari konten.

Pada konten Mas Rama, ia meng-highlight “pasti anda pernah atau bahkan sedang merasakan kebingungan bagaimana acra menentukan harga yang pas”

Hal ini untuk menegaskan bahwa pembuat konten merasakan apa masalah yang sedang audiens rasakan.

Solution:

Nah, selanjutnya adalah membangun solusinya.

Baru deh, kamu ceritakan solusi yang kamu tawarkan kepada audiens kamu. Bisa berupa tips, cara, maupun hal-hal lainnya.

Tambahkan Call to Action Share, Like, Comment dan Notification.

Nah, coba kamu cek ke bagian akhir slide.

Dengan menempatkan call to action untuk like, share, comment, save dan aktifkan notifikasi akan meningkatkan peluang engagement yang lebih tinggi.

Punya Mas Rama ini dah bagus banget, semua aspeknya sudah memenuhi.

Bisa kamu tiru nih. (formulanya ya, jangan postingannya juga😂)

Menambahkan Tombol Swipe, Penomoran dan Topik.

Memakai penomoran bukan tanpa alasan, soalnya Instagram Carousel tidak ada penanda kalau kita sedang berada di slides keberapa.

Selain itu, penambahan topik juga mempermudah orang untuk tahu bahasan dari konten kamu.

Untuk tombol swipe, sebagai call to action untuk tetap berada di posting kamu.

Konten Instagram IGTV

Instagram TV merupakan jenis konten berbentuk video vertikal.

Format ini tergolong cukup baru, dirilis 2 tahun yang lalu. Instagram merilis fitur ini untuk membendung kepopuleran Youtube sebagai pemain utama dibidang konten video.

IGTV memang sedang digalakkan penggunaannya oleh Instagram sendiri, buktinya;

  • IGTV sering muncul di bagian explore
  • Punya bagian tersendiri di explore
  • Punya bagian tersendiri di profil kita

Untuk mengenal lebih jauh, saya akan berikan spesifikasi dari Instagram TV:

  • Durasi video minmal satu menit. Maksimal ada 15 menit kalau kamu upload dari aplikasi Instagram di Smartphone dan 60 menit kalau kamu upload dari web.
  • Jenis video kamu harus MP4
  • Direkomendasikan untuk upload video vertikal beraspek rasio 9:16, namun membolehkan juga untuk upload 16:9
  • Ukuran maksimal untuk video 10 menit adalah 650 MB. Sedangkan, untuk durasi 60 menoit adala 3,6GB.
  • Ada foto cover dengan disarankan berukuran 420px kali 654px. Sayangnya, kamu tidak bisa mengedit cover setelah upload videonya.

Studi Kasus Konten Instagram TV Menarik

Dengan adanya Instagram TV yang tidak membatasi konten video selama 1 menit, terdapat beberapa konten yang memang cocok kamu posting di instagram TV untuk brand kamu.

Membuat Video Tutorial

Nah, membangun engagement bisa menggunakan video tutorial.

Video tutorial yang dibuat bisa disesuaikan dengan usaha yang kamu geluti.

Sebagai contoh;

  • Jika usaha kamu adalah tentang fashion untuk perempuan, maka konten Instagram TV yang bisa kamu bawakan seperti tutorial hidup sehat, tutorial resep makanan, atau dengan video tutorial menggunakan produkmu.
  • Jika usaha kamu adalah jasa otomotif, kamu bisa memberikan tutorial cara merawat mobil, tutorial memilih mobil, dsb.

Membuat Konten Q&A

Nah, konten ini juga dianggap memiliki engagement yang tinggi.

Karena melibatkan audiens dalam pembuatannya.

Pro-tip: kamu bisa menggunakan Instagram Live yang selanjutnya disimpan secara langsung di Instagram TV, yang kamu butuhkan adalah menyiapakan covernya terlebih dahulu.

Streaming Event

Kamu bisa membuat seperti seminar online menggunakan Instagram TV lho. Hal ini sering dilakukan oleh akun @ugm.yogyakarta

Seperti membuat konten Q&A, memanfaatkan Instagram Live yang selanjutnya disimpan di Instagram TV.

Posting Video Behind the Scenes

Ini bisa menjadi konten yang menarik untuk audiens kamu, mengajak mereka lebih dekat dengan produkmu.

Kamu bisa membuat konten tentang room tour, atau interview dengan karyawan kamu pun juga bisa.

Tips Membuat Konten Instagram TV yang Menarik

Ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan dalam mengoptimalkan konten si Instagram TV;

  • Gunakan iOS untuk upload terbaik

Faktanya, kompresi di aplikasi android lebih tinggi dibandingkan di iOS.

Makanya lebih baik upload di iOS.

  • Upload sesuai spesifikasi yang diberikan Instagram

Nah, saya merekomendasikan untuk menggunakan rasio aspek 9:16

Karena, kebanyakan pengguna Instagram membuka kontennya secara vertikal. Apalagi, sebenarnya aplikasi instagram tidak bisa secara horizontal.

Terus bagaimana kalau mau upload video landscape?

Nah, kamu bisa mengakalinya dengan membuat white/black bar, seperti contoh dibawah ini.

Kamu memerlukan pengeditan video, memasukan video dengan rasio aspek 16:9 menjadi konten rasio aspek 9:16.

  • Upload cover yang menarik

Jangan lupakan tentang cover, kamu bisa menggunakan canva untuk membuat cover Instagram TV.

Sertakan headline dalam cover, hal ini akan meningkatkan open rate video kamu.

  • Gunakan emoticon di awal

Nah, ini saya temukan di akun miliki Gary Vee.

Ia menggunakan emoticon diawal caption dan membuat hasilnya seperti dibawah ini

gary vee konten

Hasilnya, cover video menjadi lebih bersih, terus kamu bisa gunakan si emoticon untuk menandai kategori videomu.

Semisal, 🎥 untuk behind the scenes, ✍ untuk tutorial, dsb. Gunakan kreativitas terbaikmu!

Konten Instagram dengan Infografis

Infografis merupakan konten visualiasi dari suatu data. Ada banyak jenis infografis, seperti;

  • Infografis Statistik
  • Infografis Informatif
  • Infografis Linimasa
  • Infografis Proses
  • Infografis Perbandingan

Konten Infografis bisa kamu masukkan ke post maupun Instagram Story.

Kenapa sih uf pakai konten infografis?

Ada beberapa alasan kenapa konten infografis ini penting banget;

  • Memudahkan penyajian data

Nah, saya punya data nih seperti dibawah ini

visualisasi data

Menurut kamu, mana yang lebihh mudah dipahami?

Bentuknya angka atau yang sudah ada grafik nya?

Dengan infografis, audiens jadi lebih mudah menangkap maksud dari konten yang kamu buat.

  • Minat baca lebih tinggi

Tentu saja ini jadi akibat baiknya, audiens kamu memiliki minat baca yang lebih tinggi.

Engagement yang dihasilkan dalam konten menjadi lebih tinggi.

  • Mudah diingat

Karena gambar lebih menarik dibandingkan teks, membuat infografis menjadi mudah diingat oleh audiens.

Studi Kasus Konten Infografis

Saya ada beberapa konten infografis yang menarik untuk dibedah menjadi studi kasus konten instagram.

Infografis Tech in Asia Indonesia

Salah satu brand yang sering sekali menunakan infografis sebagai konten utama adalah TIA Indonesia.

Oke, kita bongkar dari infografisnya si Tech in Asia Indonesia:

  • Menggunakan format yang sesuai

Sebenarnya, infografis biasa dibuat dengan model vertikal dengan rasio aspek 9 berbandi 16.

Namun, kamu perlu ingat. Ini adalah platform Instagram.

Konten posting instagram mempunyai spesifikasinya sendiri, dan rasio aspek terbaik adala 1:1 dengan resolusi 1080×1080.

Hal ini membuat adanya konsistensi preview konten (dari profil) dan ketika konten tersebut dibuka.

  • Ilustrasi ✅ Teks ❌

Lagi-lagi, kamu harus memanfaatkan ilustrasi dibandingkan teks.

Sekalipun kamu menggunakan teks, usahakan tidak terlalu kecil font-nya.

Kamu bisa menambahkan ilustrasi orang, gambar vektor, dsb.

Menggunakan Carousel untuk Infografis

Tech in Asia Indonesia juga sering menggunakan konten carousel dengan infografis.

Kelemahan infografis 1:1 adalah terbatasnya ruang buat berkreasi, makanya carousel ini cocok juga untuk infografis di Instagram.

Cara Membuat Konten Infografis dengan Mudah

Ada banyak tools yang bisa kamu pakai untuk membuat infografis.

  • Adobe Illustrator
  • CorelDraw
  • Canva

Kalau kamu ingin membuat infografis dengan desain yang lebih banyak objeknya dan membutuhkan ketelitian lebih, Adobe Illustrator dan CorelDraw adalah jawabannya.

Kalau kamu ingin membuat infografis dengan cepat dan mudah, Canva masih jawaban utama.

Bagaimana? Sudah punya ide untuk membuat konten instagram yang lebih fresh?

Kalau kamu punya saran ataupun kritik, jangan lupa diskusikan saja di kotak komentar ya!

Insya Allah saya balas kok! 😀

Ilmu Powerful Lainnya

Ada banyak insight singkat-menarik yang ditulis di channel Telegram, tapi ngga ada di blog ini karena emang khusus buat catatan-catatan yang singkat-padat-jelas. Cek sekarang.

Pelajaran Lainnya
contoh content marketing
Apa itu Content Marketing?
Cara Mendapatkan Uang dari Google

Yakin Ngga Mau Komen?