Mending Satu Website Atau Banyak Website?

Ada banyak aliran beladiri, semua mengklaim alirannya yang peling handal. Begitu juga di kalangan optimizer yang berusaha mencari penghasilan melalui internet. Ada perdebatan abadi yang tak berujung; fokus di 1 website atau build banyak website?

Kita mulai dari yang banyak website dulu.

Saya mendapati banyak sekali teori tentang longtail keyword. Untuk mendatangkan 1000 visitor per hari misalnya, orang-orang yang berada di mazhab ini mengatakan buat 5 konten (keyword) yang masing-masing mendatangkan 200 visitor.

Alasannya, kalau tiba-tiba ada 1 artikel (keyword) yang terkena sandbox, pinalty, atau posisinya turun karena ada kompetitor, maka traffic tetap ada (tidak hilang semuanya).

Bandingkan jika membuat 1 artikel yang langsung menyasar potensi 1000 pengunjung per hari. Selain sudah banyak kompetitor di SERP, ada kemungkinan traffic terjun bebas karena sandbox dkk itu.

Karena alasan yang sama juga, bukan hanya kontennya yang displit, tapi websitenya juga displit. Supaya kalau 1 website kena deindex, masih ada website lain yang bisa bertahan dan menyumbang traffic.

Lalu pertanyaannya, untuk apa membuat website kalau ternyata akan bermuara pada deindex? Berarti memang ada kesalahan dan pelanggaran yang sengaja dilakukan supaya traffic meledak. Menggunakan cara-cara yang tidak dibenarkan oleh Google, semacam itu.

Yang dari sini, muncul lagi akal, berarti harus membuat sebanyak mungkin website, supaya penghasilan bisa meningkat dan lebih terjaga earningnya. Mati satu tumbuh seribu adalah tagline yang sudah umum di kalangan penganut mazhab ini.

Nah, di sini lah awal mula pemikiran semacam itu ada, bagaimana membuat website yang bisa cepat terindex, cepat mendatangkan traffic, tapi juga tetap menyumbang earning setiap bulan. Kurang lebih formulanya jadi seperti ini:

  1. Sasar sebanyak mungkin longtail keyword (kata kunci turunan). Gunakan tools yang banyak beredar untuk menangkap keyword semacam ini.
  2. Bikin banyak website.
  3. Dari ratusan ribu keyword yang sudah didapat, split ke banyak website.
  4. Gunakan robot dalam proses produksi konten.
  5. Tunggu beberapa hari sampai akhirnya datangkan ribuan traffic.
  6. Kalau terkena deindex, ulangi proses dari nomor 2 (di atas).
  7. Begitu seterusnya.

Pertanyaan lagi, mau sampai kapan melakukan hal semacam ini?

Benar, semua itu adalah pilihan, mau pakai mazhab yang mana, terserah dan kembali ke masing-masing. Tapi di posting kali ini, saya akan sampaikan pandangan-pandangan saya.

Ibarat Seperti Seorang Kuli

Sama-sama berpenghasilan $1000 per bulan, misalnya. Tapi prosesnya berbeda. Mereka bekerja terus menerus setiap hari, berurusan dengan notifikasi banned website, berususan dengan pihak server/hosting, banned akun.

Yang kamu juga tahu sendiri, 1 akun adalah aset, proses mendapatkannya butuh perjuangan. Dan semakin hari penyedia PPC (semacam AdSense dan sejenisnya) semakin canggih dalam proses pembuatan akun.

Lets say, tidak menggunakan AdSense, tapi Popcash. Sama juga, sampai kapan mau melakukan pendaftaran dan submit website setiap hari? Ini adalah sesuatu yang melelahkan (ini baru proses pendaftaran dan submit web saja yang berulang, belum yang lainnya).

Sama seperti kuli, yang tidak akan mendapat uang kalau tidak bekerja.

Membangun website dengan skema hit and run menggunakan robot, duplikasi banyak web, dan semacamnya tidak akan membawa kita ke manapun. Uang boleh banyak, tapi kehidupan kurang nikmat.

Menjalankan website dengan pola yang bersih, putih, white. Hanya butuh waktu rata-rata 8 bulan untuk mencapai angka $1000, jika dilakukan secara serius. Dan akan menjadi passive income yang setelah achieve itu tercapai, kamu bisa tenang dan menikmati apa yang sudah kamu lakukan.

Tidak berurusan dengan Google, tidak berurusan dengan peringatan-peringatan, dll yang hal-hal itu (disadari atau tidak) bisa membuat kamu desperate.

Mereka Yang Berhenti

Beberapa kali saya menemui mereka yang tobat dari dunia publisher. Padahal earning sudah pernah melewati kebanyakan capaian orang.

Ini prolognya sengaja saya tulis orang-orang yang bisa dibilang sudah berhasil dengan earning yang tinggi. Karena saya juga banyak bertemu dengan mereka yang baru ratusan dolar, dan berhenti.

Mengapa begitu?

Mereka bosan. Apakah bosan menerima ribuan dolar? Tidak, bosan karena harus selalu begitu setiap hari, berpikir bukan untuk scaling, tapi berpikir untuk mencari celah, “Apa lagi yang harus saya lakukan?” bertanya terus seperti itu pada diri sendiri membuat kepala stress.

Beberapa dari mereka ketika saya ajak bicara tentang SEO, Google, publisher, nampak sudah tidak punya semangat, karena dunia mereka tidak lagi di situ, mereka para veteran itu kebanyakan sekarang beralih ke bisnis online, jualan produk.

Dan iya, bisnis online dan jualan produk adalah sesuatu yang bisa diperbesar skala dan polanya (scalable). Tidak seperti apa yang selama ini mereka lakukan.

Yang Saya Lakukan

Alih-alih bekerja keras, saya lebih pilih bekerja cerdas. Saya lebih pilih untuk berinvestasi ketimbang kejar-kejaran yang tak berujung.

Saya menghitung, saya mengukur. Butuh dana berapa, butuh waktu berapa lama, dan apa saja yang perlu dilakukan untuk bisa mencapai $1000 itu. Ya seperti umumnya seseorang ingin berinvestasi dalam sebuah proyek, yang tujuannya adalah menjadikan mesin uang dan scalable. Ya, scalable ini sama sekali tidak bisa dilakukan ketika kamu menggunakan cara yang itu.

Yang pada akhirnya ketika target $1000 sudah tercapai, tinggal lakukan improve untuk terus menaikkan target penghasilan bulanan. Karena apa yang sudah dilakukan sebelumnya menjadi tidak sia-sia, beginilah cara kerja investasi. Tentu sangat berbeda dengan cara yang itu, di mana berbagai hal yang sudah dilakukan kemarin tidak bisa dinikmati beberapa bulan yang akan datang, umumnya dan seringnya begitu.

$1000 yang sudah saya capai tidak akan pergi ke mana-mana, karena tidak ada alasan (logika) yang kuat untuk bisa menghilangkannya. Jadi, seandainya semua proses dan instrumen kerja yang selama ini sudah dilakukan, kemudian distop begitu saja, website akan tetap menghasilkan di angka itu. Kalaupun turun tidak akan jauh dan akan kembali lagi berada di angka rata-rata itu.

Kalau ingin mengembangkan, saya cukup gunakan pola yang sudah berjalan, dan menyesuaikan dengan target mau dapat berapa ribu dolar dalam beberapa bulan ke depan. Investment.

Bagi saya, apa yang saya lakukan sekarang harus bisa saya rasakan hasilnya sampai bertahun-tahun ke depan.

Sekian.

Yakin Ngga Mau Komen?