AdSense

15 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Belajar Google AdSense

Semakin hari semakin banyak orang yang ingin mencoba peruntungan lewat bisnis Google AdSense. Tapi masih sangat minim informasi yang bisa diperoleh dari situs-situs berbahasa Indonesia.

Kamu tahu, seorang yang sudah lama fokus mendalami suatu bidang pasti mempunyai pengalaman yang kaya. Sudah mencoba banyak hal, sudah menghabiskan banyak pikiran, tenaga, dan biaya. Sampai akhirnya menemukan formula yang disarikan dari pengalaman-pengalamannya itu.

Nah, Alhamdulillah saya mempunyai banyak pengalaman dalam bisnis AdSense. Saya harap kamu bisa belajar dari kesalahan saya (pada masa lalu) dalam memahami SEO dan AdSense.

Untuk itu, saya ingin menulis beberapa fakta yang perlu untuk kamu ketahui sebelum benar-benar serius menjalani bisnis ini.

1. Butuh Modal (yang Bisa Dibilang) Besar

Siapa yang bilang untuk terjun di bisnis ini hanya butuh modal yang minim? Kalau hanya sekedar bermain untuk menghasilkan ratusan atau ribuan dolar per bulan, mungkin iya bisa dimulai dengan modal yang minim. Cukup sewa hosting dan domain, gunakan template seadanya, dan lakukan semuanya seorang diri.

Tapi ketika kamu menjalankan ini sebagai bisnis, kamu harus bekerja dalam sebuah tim, membiayai supaya tim kamu bisa tetap berjalan sesuai rencana, dan melakukan percepatan terkait revenue dan reputasi website.

Dan modal itu tidak hanya masalah uang, tapi juga hal-hal lain yang akan saya bahas di poin-poin selanjutnya.

2. Wajib Menguasai SEO

SEO adalah peralatan tempur yang menjadi senjata andalan. (source: Pixabay)

Ketika kamu mendalami SEO, kamu tidak hanya berbicara tentang backlink, jumlah kata, dan jumlah posting, tapi kamu juga harus belajar apa saja yang melanggar aturan main.

Ada banyak orang yang hanya karena ikut-ikutan pak guru menggunakan theme tertentu, pak guru sekaligus belasan atau bahkan uluhan muridnya terkena deindex secara massal. Theme yang ternyata di dalamnya tertanam script yang berbahaya bagi keberlangsungan sebuah website.

Karena, dengan SEO yang utuh (dan tentu saja benar dalam kaidah-kaidahnya), website kamu akan bertahan seterusnya.

Sejak pertama kali menerapkan SEO di situs-situs AdSense yang saya kelola, Alhamdulillah belum pernah sekalipun terkena deindex.

Ada 2 hal utama yang menjadikan website terkena deindex, meski kamu merasa sudah menulis konten original, meski kamu sudah berusaha tidak membuat backlink secara brutal dan kasar (spam), adalah hal-hal berikut ini.

  1. Menggunakan theme secara asal. Yang penting ikut kata orang. Karena (memang pernah) ada orang yang menghasilakn ribuan dolar disebabkan theme tersebut. Ini pemikiran yang tidak benar.
  2. Menggunakan plugin yang bertujuan mengakali algoritma Google, melakukan generate konten ataupun keyword atau yang lainnya secara masif dan otomatis.

Jadi, pemahaman SEO yang utuh harus dikuasai, sehingga benar-benar paham mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.

Kalau kamu merasa masih awam tentang SEO, ada baiknya kamu mempelajari 6 modul yang saya buat khusus untuk belajar SEO, insya Allah bahasanya saya buat semudah mungkin untuk dipahami.

3. Mampu Produksi Konten Kreatif

Membangun konten viral merupakan strategi yang wajib dilakukan. (source: Pixabay)

Yang dimaksud konten kreatif adalah konten non-keyword yang bisa menarik puluhan ribu pembaca ke dalam website kamu hanya dalam beberapa hari atau bahkan beberapa jam.

Jumlah konten kreatif yang saya produksi setiap hari berjumlah 20%. Sisanya berbasis keyword. Jadi, jika satu hari saya produksi 10 konten, maka 2 diantaranya adalah konten kreatif.

Ada banyak situs yang bisa kamu jadikan rujukan untuk produksi konten semacam ini baik situs berbahasa Indonesia maupun situs berbahasa Inggris.

Pengujung yang masuk ke website kita untuk membaca konten kreatif umumnya datang dari sosial media. Sehingga desain konten yang dibuatpun sama sekali berbeda dengan konten berbasis keyword.

Konten kreatif harus benar-benar didesain setiap kata dan gambarnya. Bagaimana sebuah judul mempunyai potensi klik yang sangat tinggi (biasa disebut sebagai CTR, Click-Through-Rate). Ia harus mempunyai wow effect, seseorang yang sedang asik scroll di sosial media tiba-tiba merasakan wow ketika membaca judul dan melihat gambar yang ada.

Dengan adanya konten kreatif, maka reputasi website kamu berpotensi jadi lebih bagus karena konten kreatif mampu mendatangkan traffic besar, menurunkan bounce rate, serta meningkatkan time on site. Yang mana hal-hal itu tadi mempunyai nilai yang hampir sama seperti backlink berkualitas.

Tentu saja akan semakin bagus ketika konten kreatif yang kamu buat mengandung keyword di dalamnya. Tanpa perlu repot membuat backlink berkualitas, keyword yang terdapat di dalamnya bisa terangkat dengan mudah di halaman satu Google.

4. Sabar dan Fokus

Ciptakan suasana yang tenang dan sabar menjalani proses. (source: Pixabay)

Sama seperti bisnis pada umumnya, kesabaran dan fokus kamu benar-benar diuji. Saya butuh waktu setidaknya 10 bulan untuk bisa berada pada earning yang bisa dibilang cukup memuaskan.

Masalah yang sering dihadapi para pemula adalah kebingungan, setiap kali ada grup (yang dirasa bagus) di Facebook langsung join, setiap kali ada guru hebat langsung ingin ditiru, akhirnya mendapatkan begitu banyak informasi, mencobanya satu per satu tapi tidak jelas apa yang dituju, sampai akhirnya menyadari bahwa ternyata belum melakukan apa-apa.

Untuk bisa menciptakan rasa sabar yang luar biasa dan fokus yang tiada tara (tidak bergeming melihat SS para guru yang menggiurkan), maka hal-hal ini harus bisa kamu breakdown secara jelas.

  1. Apa yang kamu harapkan dari website kamu setelah beberapa tahun?
  2. Apa target tahunan yang ingin kamu capai bersama website yang kamu bangun?
  3. Pada saat seperti apa website yang kamu bangun bisa dikatakan berhasil?
  4. Dan apa saja yang akan kamu lakukan untuk mencapai hal itu?

Ketika pertanyaan di atas bisa kamu jawab secara rinci, langkah selanjutnya adalah mengkonversi rincian itu menjadi sistem. Sistem (harian, mingguan, bulanan) yang harus kamu taati, kamu ujicoba, kamu praktekkan, dan kamu evaluasi.

Ketika sistem itu sudah valid, maka saat itu pandangan kamu tentang bisnis ini semakin jelas, kamu mulai bisa melakukan kalkulasi bisnis. Hingga akhirnya sistem yang sudah valid itu dijalankan oleh sebuah tim (tidak lagi kamu seorang).

5. Menyimpan Aset Berharga

Saat bisnis AdSense kamu mulai berjalan, maka selama perjalanan itu kamu akan menemukan hal-hal yang di luar dugaan, dan memang begitulah bisnis.

Silahkan tanya pada siapapun pelaku bisnis, yang membuat mereka sukses adalah hal-hal yang kebanyakan tidak pernah diperhitungkan dan datang secara ajaib dan tiba-tiba.

kamu akan menemukan konten yang ternyata bisa terus-menerus menyumbang traffic ke website. Baik itu yang berbasis keyword, dan berbasis konten kreatif (viral).

Saya selalu menyebut konten yang sudah terpublish di website sebagai aset. Dan akan ada 2 jenis aset, yaitu aset yang sudah menghasilkan secara mutlak dan aset yang belum teroptimasi.

Simpan aset yang sudah terbukti menghasilkan banyak dolar. Disimpan di mana? Di mana saja yang menurut kamu nyaman dan aman. Bagaimana caranya? Ya bisa manfaatkan Excel atau aplikasi olah data/dokuamen lainnya. kamu akan sangat membutuhkan data aset ini setiap waktu.

Saya mempunyai aset yang dari 1 konten saja bisa menghasilkan $50 per hari, ada yang $20 per hari, bahkan ada yang di atas $100 per hari. Bagi saya ini adalah aset yang harus dijaga dan didata.

Alat bantu lainnya yang harus digunakan adalah Google Analytics yang terhubung dengan akun AdSense, melalui alat bantu ini kita bisa tahu konten mana saja yang paling banyak menyumbang dolar selama 1 bulan terakhir, mempelajari polanya, mempelajari dari mana datangnya, berapa CPC dan CTR-nya.

Dari data-data itu, kita bisa rumuskan beberapa strategi baru dalam membangun konten emas (calon aset baru).

6. Belajar dari Sesama Pebisnis AdSense

Kita bicara bisnis, maka barometer kita adalah website yang menjadi AdSense sebagai bagian dari bisnis. Bukan situs abal-abal yang bekerja dengan cara cari celah algoritma Google.

Di luar, ada banyak sekali situs yang bisa dijadikan rujukan, sebut saja situs fenomenal seperti BoredPanda yang membayar penulis tetapnya sebesar 1.800 euro atau senilai dengan 25 juta rupiah setiap bulan untuk menciptakan konten super berkualitas, dan situs WikiHow dengan tagline-nya yang juga fenomenal How to Do Anything (baca: Jack Herrick dan Cerita tentang WikiHow).

Di Indonesia bisa melihat situs media seperti Kompas, Merdeka, Tribunnews, atau situs kurasi seperti Dream.co.id dan situs-situs yang berada di bawah kendali KapanLagi Network.

Kalau blogger, bisa melihat MaxManroe, Omkicau, JuraganCipir, Pabelog, dll.

Melihat bagaimana mereka bisa mendapatkan banyak traffic, bagaimana cara mereka menulis konten sehingga menarik banyak pembaca tetap, bagaimana mereka menempatkan posisi iklan, dan strategi lain yang bisa dilihat untuk dipelajari.

7. Bidik Keyword dengan Search Volume yang Tinggi

Banyak yang mengatakan sebaiknya kejar keyword yang sedikit, dan perbanyak jumlah konten. Ada benarnya. Tapi membidik target penghasilan $100 per hari berbeda dengan target penghasilan $500 per bulan.

Yang kamu butuhkan untuk bisa $100 per hari adalah dengan menembak keyword populer. Dan untuk bisa menang dalam keyword yang tinggi adalah dengan membangun website Authority.

Yang perlu kamu garis bawahi adalah, ketika keyword kamu berhasil masuk halaman 1, dengan menembak search volume yang tinggi maka kamu akan menikmati banjir traffic yang deras ke website kamu.

8. Pastikan Semuanya Kamu Bangun Untuk Target Jangka Panjang

AGC, spammy backlink, manipulasi traffic, sebaiknya jauhkan diri kamu dari hal-hal ini. Bangunlah mental dan mindset bisnis. Membangun situs Authority tidaklah singkat, butuh proses, dolar yang akan kamu nikmati juga tidak bisa instan. Sudah umum bahwa strategi yang menyalahi aturan main Google tidak akan bisa bertahan lama.

Jangan mudah tergiur dengan iming-iming jasa link-building yang banyak tersebar di internet. Jangan buru-buru ingin membeli tool atau software yang bisa membuat backlink secara sporadis.

Cukup perhatikan hal-hal yang alami, natural, dan tidak menyalahi aturan main Google.

Hindari konten-konten “sampah”, hasil spin. Hati-hati juga dengan membeli konten dari pihak lain, salah-salah yang kamu terima adalah konten hasil rekayasa mesin yang tidak nyaman untuk dibaca.

9. Jangan Terlalu Fokus Pada Tampilan Website

Ini bagian yang tidak terlalu penting untuk kamu pikirkan. Pilihlah theme yang sederhana. Yang penting informasi bisa dibaca oleh Google dan para pengunjung. Perhatikan Revorma, tidak ada fitur yang wah, web biasa saja.

Jangan buang-buang waktu di tampilan website.

10. Tidak Perlu Banyak Backlink

Lagi-lagi, fokus lah pada konten, penuhi hari-hari kamu untuk konten. Pikirkan bagaimana membangun konten yang bagus dan menarik.

Ketika kamu fokus pada backlink, kamu akan stress dan bosan, apalagi ketika kamu tahu backlink yang kamu buat tidak berhasil, atau parahnya justru menurunkan peringkat keyword kamu.

Membangun link secara manual satu per satu akan sangat membantu kamu dalam optimasi keyword. Karena dengannya, kamu bisa lebih yakin bahwa backlink yang kamu buat adalah berkualitas dan aman.

Saya merasa daftar backlink yang tersebar di banyak website (yang mungkin kamu memperolehnya dengan mencari di Google “daftar backlink berkualitas 2015”) adalah daftar backlink yang kemungkinan besar merusak keyword. Perhatikan bahwa situs-situs besar (Authority) tidak melakukannya. Berhati-hatilah dengan daftar backlink semacam itu.

Mendapatkan 1 atau 2 backlink yang bersih dan berkualitas akan jauh lebih bagus untuk kamu. Ketimbang dapat ratusan backlink dari sumber yang meragukan.

11. Buatlah Konten Berkualitas

Kalau perlu, buat yang super berkualitas. Itu mengapa saya sangat memperhatikan kinerja para penulis yang saya hire untuk mengupdate konten di web yang saya kelola.

Konten berkualitas akan meningkatkan waktu kunjungan dan membuat Bounce Rate menjadi kecil. Pengunjung betah menelusuri setiap konten yang ada dan menikmatinya.

Ingat, waktu kunjungan atau Time On Site dan Bounce Rate adalah faktor penting yang menjadikan situs kamu sebagai situs Authority. Penilaian ini juga menjadi poin yang bisa meningkatkan kekuatan SEO website kamu.

Luangkan waktu lebih banyak dari biasanya hanya untuk membuat 1 konten yang benar-benar memanjakan pembaca. Semakin lama mereka bertahan di website kita maka akan semakin bagus untuk SEO.

12. Fokus Pada Satu Website

Jangan handle banyak website dalam waktu bersamaan. Kecuali kamu mempunyai pengalaman yang sangat matang dalam pengelolaan website, membentuk tim yang terdiri dari banyak kepala di setiap website, melakukan pembagian tugas dengan rapi.

Dulu, saya pernah mengelola banyak website yang semuanya bertujuan menghasilkan uang, tapi hasilnya tidak maksimal. Sampai akhirnya saya putuskan untuk memberhentikan sebagian besar dari web-web itu, menyisakan beberapa yang memang sudah matang dan lebih potensial.

Selesaikan dulu 1 masalah, sampai kamu mencapai milestone yang ditargetkan dari website tersebut, misalnya kamu punya target $1000 per bulan dari website itu. Maka jangan dulu membuat web baru sebelum milestone $1000 itu tercapai.

13. Urus Website Sebagaimana Melakukan Bisnis, Bukan Mainan

Ketika kamu punya target $1000 atau lebih, maka ini adalah hal yang harus diperhitungkan dengan sangat baik day-by-day nya. Apa saja yang perlu dilakukan, berapa anggarannya, dan seberapa banyak hal yang perlu dikerjakan dalam target waktu yang ada.

Banyak orang yang bisa mendapatkan $1 per hari, tapi tidak banyak yang bisa $50 per hari, atau bahkan $100 per hari. Semua harus terukur dan dikelola dengan mindset bisnis.

Di dalam bisnis, sikap dan kesabaran kita sangat perlu untuk diperhatikan. Belum bisa mendapatkan $10 setelah jalan 1 atau 2 bulan, jangan kecewa atau frustrasi dan akhirnya buta pikiran membeli jasa-jasa yang “membahayakan” hanya karena ingin segera mendapat hasil banyak.

Tidak perlu jalan pintas. Tetap lakukan semuanya secara natural.

14. Berhentilah dari Rasa Kekaguman Pada Screenshot

Di setiap forum diskusi online yang kamu ikuti, pasti ada saja mastah yang menebar gambar/screenshot yang membuat kamu takjub juga penasaran.

Dari CPA, CPC selain AdSense, AGC, Affiliate, dll. Ada banyak sekali hal yang bisa dijadikan strategi monetize website. Bukan berarti hal-hal barusan buruk, itu adalah sangat baik, dan sudah banyak yang membuktikan bisa sukses melalui hal-hal tersebut.

Bagi yang merasa masih sering loncat sana-sini, tolong, plis, jangan terlalu merasa kagum dengan screenshot. Mengikuti aktifitas para mastah adalah penting, wajib, supaya kamu bertambah wawasan dari mereka. Tapi jangan cepat pengin dan pingin. Ketika screenshot yang dishare itu bukan berkaitan dengan apa yang ingin kamu dalami, maka paksa diri kamu untuk tidak kagum berlebih.

Alih-alih kamu belajar dari screenshot itu, bisa jadi yang kamu jumpai adalah hasil Inspect Element :P

Dulu saya juga seperti itu (mudah kagum). Sampai saat ini saya masih menjumpai banyak teman-teman yang tidak fokus, masih menjadi SS lovers.

kamu butuh fokus dan lakukan hal itu semaksimal mungkin.

15. Belajar SEO yang Sebenarnya

Kalau kamu berkunjung ke forum diskusi, mulai dari forum online sampai grup Facebook yang membahas seputar Internet Marketing, kamu akan banyak sekali menjumpai pertanyaan semacam ini;

Bagaimana cara membuat X?” atau “Saya punya masalah X, ada yang tau solusinya?

Dan sebagian besar jawabannya seperti ini;

Coba search, di forum ini udah ada semua yang kamu cari.

Umumnya begitu, tapi yang menjawab pertanyaan itu dengan baik juga ada.

Lalu, apa itu SEO yang sebenarnya? Link building adalah sebagian kecil, dan saat ini menjadi begitu tidak pasti karena menjamurnya jasa link building dan ilmu-ilmu “menyesatkan”. On-page menjadi tidak mempunyai banyak pengaruh ketika itu tidak diimbangi dengan cara-cara yang kreatif seperti Bounce Rate dan Time On Site seperti yang sudah saya singgung di atas.

Kalau kamu benar-benar serius ingin mempelajari SEO yang efeknya luar biasa, bacalah website-website ini secara keseluruhan Moz, Distilled, Seer, SELand, SEJournal, dan SEO by the Sea.

Cobalah pelajari bagaimana mindset SEO yang ada pada orang-orang di sana. kamu akan menemukan perbedaan yang cukup signifikan ketimbang tempat-tempat yang biasa kita temui di grup Facebook. Setidaknya bisa untuk menambah wawasan.

Sekali lagi, kamu bisa baca modul belajar SEO yang saya ulas lumayan panjang dan dalam.

* * *

Kira-kira, seperti itulah gambaran yang akan kamu hadapi ketika kamu ingin belajar Google AdSense secara lebih dalam, lebih serius, dan yang penting ingin menghasilkan.

Semoga mangfangat.

Gabung Telegram Saya

Ada banyak insight singkat-menarik yang saya tulis di channel Telegram, tapi ngga ada di blog ini karena emang khusus buat catatan-catatan yang singkat-padat-jelas. Gabung sekarang.

You may also like
Apa yang Dimaksud Konten Berkualitas?
Pemain AdSense? Theme Ini Berbahaya Untuk Kamu Pakai
4 Comments
  • bernard Jul 7,2017 at 10:20 am

    Keren gan infonya, sangat bermanfaat.. jadi makin nambah wawasan lagi tentang google adsense.. saya sendiri sudah sering ditolak adsense ddan lagi berjuang buat dapet akun adsense.. panduan yang bagus gan!! Terus berkarya!!

    • Abdil Aziz Jul 29,2017 at 1:14 am

      mantap gan artikelnya super lengkap dan sangat jelas dan ilmu adsensensnya bisa coba saya terapkan maklum yaa masih pemula

  • dhika Jul 7,2017 at 10:07 am

    Nice tips.. Sangat bermanfaat, saya yakin jika semua tips nya ditekuni dan dijalankan dengan benar pasti bisa jadi master.. Saya sendiri sekarang sedang belajar banyak dan berjuang supaya di acc sama Google Adsense.. Good articles!!

  • ali Jun 16,2017 at 3:01 pm

    info yang sangat menarik…

Yakin Ngga Mau Komen?

%d bloggers like this: